PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 14O TAHUN 2024
Ditetapkan: 2025-01-01
Pasal 2
Kementerian Koordinator dan Kementerian terdiri atas:
1. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan
Keamanan;
1. Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi
Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan;
1. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan;
1. Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan
Pembangunan Kewilayahan;
1. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan
Masyarakat;
1. Kementerian Koordinator Bidang Pangan;
1. Kementerian SekretariatNegara;
1. Kementerian Dalam Negeri;
1. Kementerian Luar Negeri;
1 1. Kementerian Pertahanan;
1. Kementerian Agama;
1. Kementerian Haji dan Umrah;
1. Kementerian Hukum;
1. Kementerian Hak Asasi Manusia;
1. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan;
17.Kementerian...
SK No 249855 A
---
_2_
1. Kementerian Keuangan;
1. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah;
1. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan
Teknologi;
1. Kementerian Kebudayaan;
1. Kementerian Kesehatan;
1. Kementerian Sosial;
1. Kementerian Ketenagakerjaan;
1. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran
Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran
Indonesia;
1. Kementerian Perindustrian;
1. Kementerian Perdagangan;
1. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral;
1. Kementerian Pekerjaan Umum;
1. Kementerian Perumahan dan Kawasan
Permukiman;
1. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Tertinggal;
3 1. Kementerian Transmigrasi;
1. Kementerian Perhubungan;
1. Kementerian Komunikasi dan Digital;
1. Kementerian Pertanian;
1. Kementerian Kehutanan;
1. Kementerian Kelautan dan Perikanan;
1. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional;
1. Kementerian Perencanaan Pembangunan
Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional;
1. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi;
4O. Kementerian Badan Usaha Milik Negara;
1. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan
Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional;
1. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan Hidup;
43.Kementerian...
SK No249749A
---
PRESIDEN
1. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ Badan
Koordinasi Penanaman Modal;
1. Kementerian Koperasi;
1. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah;
1. Kementerian Pariwisata;
1. Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi
Kreatif;
1. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak; dan
1. Kementerian Pemuda dan Olahraga.
1. Ketentuan ayat (3) dan ayat (a) Pasal 3 diubah sehingga
berbunyi sebagai berikut:
Pasal 3
**(1) Kementerian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2**
angka 1 sampai dengan angka 7 merupakan
Kementerian Koordinator.
**(2) Kementerian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2**
angka 9 sampai dengan angka 11 merupakan
Kementerian yang menangani urusan pemerintahan
yang nomenklatur kementeriannya secara tegas
disebutkan dalam Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, yang selanjutnya
dalam Peraturan Presiden ini disebut Kementerian
Kelompok I.
**(3) Kementerian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2**
angka 12 sampai dengan angka 37 merupakan
Kementerian yang menangani urusan pemerintahan
yang ruang lingkupnya disebutkan dalam
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945, yang selanjutnya dalam Peraturan
Presiden ini disebut Kementerian Kelompok II.
**(4) Kementerian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2**
angka 8 dan angka 38 sampai dengan angka 49
merupakan Kementerian yang menangani urusan
pemerintahan dalam rangka penajaman, koordinasi,
dan sinkronisasi program pemerintah, yang
selanjutnya dalam Peraturan Presiden ini disebut
Kementerian Kelompok III.
1. Ketentuan . . .
SK No249750A
---
PRESIDEN
5-
1. Ketentuan ayat (3) Pasal 8 diubah sehingga berbunyi
sebagai berikut:
Pasal 8
**(1) Susunan organisasi Kementerian Kelompok II terdiri**
atas:
- unsur pemimpin;
- unsur pembantu pemimpin;
- unsur pelaksana;
- unsur pengawas; dan
- unsur pendukung.
**(2) Kementerian Agama, Kementerian Hukum, dan**
Kementerian Keuangan selain memiliki unsur
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), juga memiliki
unsur pelaksana tugas pokok di daerah.
**(3) Selain Kementerian sebagaimana dimaksud pada**
ayat (21, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian
Hak Asasi Manusia, dan Kementerian Imigrasi dan
Pemasyarakatan dapat memiliki unsur pelaksana
tugas pokok di daerah sesuai dengan analisis
organisasi dan beban kerja.
1. Ketentuan ayat (1) Pasal 94 diubah sehingga berbunyi
sebagai berikut:
Pasal 94
**(1) Ketentuan mengenai struktur organisasi Kementerian**
Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian
Agama, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian
Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia,
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dan
Kementerian Keuangan yang menyelenggarakan
urusan pemerintahan absolut diatur dengan
Peraturan Presiden tersendiri.
**(2) Ketentuan mengenai struktur organisasi Kementerian**
Sekretariat Negara diatur dengan Peraturan Presiden
tersendiri.
Pasal II
Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
Agar
SK No249751 A
---
INDONESIA
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
Peraturan Presiden ini dengan
penempatannya dalam lembaran Negara Republik
Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 8 September 2025
INDONESIA,
ttd
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 8 September 2025
,
ttd
Salinan sesuai dengan aslinya
Hukum,
vanna Djaman
SK No249881A
