Peraturan Direktur Jenderal ini mulai berlaku sejak tanggal
1 Maret 2017.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 14 Februari 2017
DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI,
Salinan sesuai dengan aslinya
_$e)p:~1;~s Direktorat Jenderal -ttd- ,, ,,: ~ .,1 . \ : ia.i' ... ,-.•::_~:-;;d-...~ - . .
: _ 1-------='--- ~ .-i:-.; Umum HERU PAMBUDI
~
~ "'
-'-~1.t:1..J.,l\,.A...J,,/ • *~ --''-"'
~~ ,
'rq draj,3:~ Nla'rtini
Nlg;~~ 15 198601 2 001
---
LAMPIRAN I
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI
NOMOR: PER-04/BC/2017
TENTANG
PETUNJUK PELAKSANAAN REGISTRASI KEPABEANAN
FORMULIR ISIAN REGISTRASI KEPABEANAN
Jenis Registrasi Kepabeanan
(Dipilih sesuai jenis kegiatan usaha pengguna jasa dan dapat dipilih lebih dari satu pilihan)
0 lmportir
0 Eksportir
0 Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK)
D Pengangkut
0 Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara (TPS)
0 Perusahaan Jasa Titipan (PJT)
A. Eksistensi
1. Kategori : D Badan
D Joint Operation
D Kantor Perwakilan Perusahaan Asing
D Bendahara
D Penyelenggara Kegiatan
2 Bentuk Badan Usaha : D Perseroan Terbatas (PT) D Usaha Dagang (UD)/ Perusahaan Perseorangan (PO)
/ Perusahaan Dagang (PD)
□ Perseroan Komanditer (CV) D Yayasan
□ Perseroan Lainnya D Organisasi Massa
□ BUMN/BUMD D Organisasi Sosial Politik
□ Firma (Fa) D Organisasi Lainnya
□ Kongsi D Lembaga dan Bentuk Badan Lainnya
□ Koperasi D Kontrak lnvestasi Lainnya
D Dana Pensiun D Bentuk Usaha Tetap (BUT)
D Persekutuan dan Perkumpulan
3 Perusahaan Terbuka (Go Public) D Ya □ Tdak
4 Nama Wajib Pajak :
5 NPWP:
6 Jenis Usaha/Kegiatan
7 Merk Dagang
1. Status wajib pajak:
0 Pengusaha Kena Pajak (PKP):
Nomor Surat Pengukuhan PKP :
I I I I I I I I I I I
Tanggal (ddmmyyyy)
□ NonPKP
---
1. Alamat perusahaan :
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Oesa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
Faksimili
Email
IDKPPADM
Status penguasaan D ak Guna angunan
Nomor Sertifikat:
Tanggal (ddmmyyyy)
D Sewa
Tanggal mulai (ddmmyyyy)
Tanggal berakhir (ddmmyyyy):
□ Hak Pakai / Hak Milik Pribadi
Nomor Sertifikat: i i i i i i I
Tanggal {ddmmyyyy)
- o Pabrik
0 Gudang
0 Perkebunan/petemakan
0 Cabang
0 Lain-lain
NPWP
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
Faksimili
Email
IDKPPADM
Status penguasaan D ak Guna angunan
Nomor Sertifikat:
Tanggal (ddmmyyyy)
D Sewa
Tanggal mulai (ddmmyyyy)
Tanggal berakhir (ddmmyyyy) :
□ Hak Pakai / Hak Milik Pribadi
Nomor Sertifikat:
---
Tanggal (ddmmyyyy)
c.O Pabrik
D Gudang
D Perkebunan/petemakan
D Cabang
0 Lain-lain
NPWP
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provins!
Kode pos
Telepon
Faksimill
Email
ID KPPADM
Status penguasaan D ak Guna angunan
Nomor Sertifikat:
Tanggal (ddmmyyyy)
D Sewa
Tanggal mulai (ddmmyyyy)
Tanggal berakhir (ddmmyyyy) :
□ Hak Pakai / Hak Milik Pribadi
Nomor Sertifikat: I 1 1 1 1 1 1
Tanggal (ddmmyyyy)
1O. Status investasi : □ PMA 0 PMDN D Pemerinlah D Lainnya
1. Dokumen perizinan :
- Akte pendirian perusahaan :
Nomor dan tahun akta .___.._.__.___._......I I I.__._....__...........
Nama notaris
Kola
SK Pengesahan akta :
Nomor
Tanggal (ddmmyyyy)
- Akte perubahan terakhir :
Nomor dan tahun akta .__.__,__.__...__.I I ._I_._...,_...__.
Nama notaris
Kota
SK Pengesahan akta :
Nomor
Tanggal (ddmmyyyy)
C. D IUT Nomor I I I I I I I
0 SIUP Tanggal (ddmmyyyy)
0 IUI Masa bertaku s.d.
---
1. Kedudukan perusahaan :
D Perusahaan tunggal / berdiri sendiri
D Pusat
D Cabang, dengan alamat kantor pusat
NPWP I I Kantor
Pusat
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
Faksimili
Email
IDKPPADM
Status penguasaan D Ha Guna Bangunan
Nomor Sertifikat:
Tanggal (ddmmyyyy)
D Sewa
Tanggal mulai (ddmmyyyy)
Tanggal berakhir (ddmmyyyy) :
0 Hak Pakai / Hak Milik Pribadi
Nomor Sertifikat: I I I I I I I
Tanggal (ddmmyyyy)
13 Tergabung dalam afiliasi kelompok I grup usaha :
D Ya, sebutkan nama kelompok / grup usaha :
nama kelompok grup usaha
NPWP
lamanya bergabung O< 1 Tahun
01 s.d. 3 Tahun
0>3Tahun
0 Tldak
B. Susunan Penanggung Jawab
1. Direksi / Pimpinan Perusahaan :
2). Jabatan
3). Kebangsaan Olndonesla NIK Nomor
0Asing Negara Asal I.__.I_.._I_.__.__._...._...__._.__.___.____.__.__....,___.__...__._.__,
Paspor Nomor
Masa berlaku s.d.
IMTA Nomor I I I
Tanggal
4). NPWP I I I
---
5). Alamat Domisili:
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Oesa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
No Handphone
Faksimili
Email
2). Jabatan
3). Kebangsaan 01ndonesia NIK Nomor
0Asing Negara Asal I I I
Paspor Nomor
Masa berlaku s.d.
IMTA Nomor I I I
Tanggal
4). NPWP I I I
5). Alamat Domisili:
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Oesa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
No Handphone
Faksimili
Email
C. 1). Nama
2). Jabatan
3). Kebangsaan 01ndonesia NIK Nomor I
0Asing Negara Asal I I I
Paspor Nomor
Masa berlaku s.d.
IMTA Nomor I I I
Tanggal
4). NPWP I I I
---
5). Alamal Domisili:
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamalan
Kola/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
No Handphone
Faksimili
Email
1. Komisaris / Pemilik Perusahaan :
- 1). Nama I
2). Jabatan
3). Kebangsaan 01ndonesia NIK Nomor
0Asing
Paspor Nomor
Masa ber1aku s.d.
4). NPWP 1 I i i i i
5). Alama1 Domisili:
Jalan
Blok
Nemer
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kola/Ka bu paten
Provinsi
Kode pos
Telepon
No Handphone
Faksimili
Email
2). Jabatan
3). Kebangsaan 01ndonesia NIK Nomor
0Asing Negara Asal L.!_l.__,l--'__,___,__.__,__,_....1.........___.__.,__.__.'--'__..__,____,___
Paspor Nomor
Masa berlaku s.d.
4). NPWP 1 1 i i I
5). Alamat Domisili:
Jalan
Blok
---
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi
Kode pos
Telepon
No Handphone
Faksimili
Email
2). Jabatan
3). Kebangsaan Olndonesia NIK Nomor
0Asing Negara Asal L.I_lL......Jl.___.__.__,___,___,___.___.__.__.___.___,__,_......__._...,___..,__,
Paspor Nomor
Masa bertaku s.d.
4). NPWP I I I I I I
5). Alamat Domisili:
Jalan
Blok
Nomor
RT/RW
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Provinsi I I
Kode pos
Telepon
No Handphone
Faksimili
Email
1. Struklur organisasi perusahaan : D > 3 tingkat di bawah pimpinan tertinggl
D 3 tingkat di bawah pimpinan tertinggi
D 2 tingkat di bawah pimpinan tertinggi
D 1 tingkat di bawah pimpinan tertinggi
D Lainnya
1. Jumlah karyawan perusahaan saat ini : Orang I I I I I
C. Data Keuangan
1. Data laporan keuangan perusahaan :
Tanggal laporan keuangan (ddmmyyyy)
Periode laporan keuangan (ddmmyyyy) s.d
- Pendapatan / penjualan : Rp I
- Laba / rugi kotor : Rp
- Beban administrasi dan penjualan : Rp
---
- Liabilltas jangka pendek : Rp
Liabilltas Jangka panjang : Rp
1. Rekening bank:
Nomor rekening
Alas nama
Jenis rekening 0 Giro 0 Tabungan 0 lainnya
Jenis valuta 0 Rupiah 0 Valuta Asing, sebutkan . . . ..
Nomor rekening
Alas nama
Jenis rekening 0 Giro 0 Tabungan 0 l ainnya
Jenis valuta 0 Rupiah 0 Valuta Asing, sebutkan ...
Nomor rekening
Alas nama
Jenis rekening 0 Giro 0 Tabungan 0 lainnya
Jenis valuta D Rupiah 0 Valuta Asing, sebutkan .....
1. Audit akuntan publik : 0 Pemah, sebutkan .. ...
Nama Akuntan Publik j.....__,j.....__,j__._j___.._j___.._~~~_,____.__.__.__._~~
Hasil audit terakhir oleh akuntan publik....
Tahun Laporan I I I I I
0pini □ Wajar Tanpa Pengecualian
□ Wajar Dengan Pengecualian
□ Tldak memberikan pendapat
□ Tidakwajar
□ Tidak pemah
1. Audit oleh DJBC : 0 Pemah, sebutkan .....
NomorlHA
Hasil audit terakhir....
Periode Audit j l j I I I I s.d. I I I ddmmyy
Temuan Audit O > Rp. 1 Milyar
0 >Rp. 500 juta s.d Rp. 1 mUyar
0 Rp. 100 juta s.d Rp. 500 juta
0 < Rp. 100 juta
OTidak ada Tagihan
□ Tidak pernah
1. Audit oleh DJP : □ Pernah, sebutkan . . ...
NomorLHP I I
Periode Audit s.d. I I
ddmmyy
□ Tidak pernah
1. Memiliki unit audit internal : □ Ya □ Tidak
---
1. Aplikasi sistem akuntansi : □ Manual tanpa bantuan komputer □ Electronic Data Processing (EDP)
□ Manual dengan bantuan komputer □ Manual dan EDP
1. Memiliki IT Inventory : □ Ya □ Tidak
D.1. Data Khusus lmportir (diisl dalam hat mendaftar sebagai lmportir)
1. Angka Pengenal lmportlr (API) :
Nomor I I I I I I I
Tanggal (ddmmyyyy)
lnstansi penerbtt 0 Sadan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
0 Direktorat Jenderal Perdagangan luar Negeri
0 Dinas Perdagangan Provinsi
0 lainnya, sebutkan :
1. Jenis lmportir : 0 lmportlr Produsen
0 lmportir Umum
3 Jenis Usaha Sesuai API:
D.2. Data Khusus Eksportir (diisi dalam hat mendaftar sebagai Eksportlr)
1 0 TOP Nomor I I I I I I I I I I I I
D TOUP Tanggal (ddmmyyyy)
D TOI Masa berlaku s.d.
0.3. Data Khusus PPJK (diisi dalam hal mendaftar sebagal PPJK)
1. Ahli kepabeanan :
Jabatan
Nomor seri sertlfikat
Nomor sertifikat
Tanggal (ddmmyyyy)
Jabatan
Nomor seri sertlfikat 1111111111111111111111 I 1111 I I I
Nomor sertlfikat
Tanggat (ddmmyyyy)
Jabatan
Nomor seri sertifikat
Nomor sertifikat
Tanggal (ddmmyyyy)
1. SIUJPT Nomor I I I I I I I
Tanggal (ddmmyyyy)
Masa bertaku s.d.
1. o TOP Nomor I I 1 1 1 1
0 TDUP Tanggal (ddmmyyyy)
D TOI Masa berlaku s.d.
---
0.4. Data Khusus Pengangkut (dilsi dalam hal mendaftar sebagai Pengangkut)
1. Jenls usaha angkutan :
0 Angkutan laut
Nomor parizinan I 1 1 I I I I
Tanggal (ddmmyyyy)
0 Angkutan udara
Nomor perizinan I I I I I I I
Tanggal (ddmmyyyy)
1. SIUJPT Nomor I I I I I I I
Tanggai (ddmmyyyy)
Masa beriaku s.d.
1. Sarana Pengangkut yang dimiliki
Sarana pengangkut iaut :
- 1) Nama sarana pengangkut
1. Nomor register
1. Kapasttas muatan : Penumpang (orang)
Barang (MT)
1. Jenis trayek D Tidak terjadwal
0 Terjadwal, dengan rule : Dari
Ke
- 1) Nama sarana pengangkut
1. Nomor register
1. Kapasitas muatan : Penumpang (orang)
Barang (MT)
1. Jenis.trayek D Tidak terjadwai
0 Terjadwal, dengan rute: Dari
Ke
- 1) Nam a saran a pengangkut
1. Nomor register
1. Kapasttas muatan : Penumpang (orang)
Barang (MT)
1. Jenis trayek D Tidak terjadwal
D Terjadwal, dengan rule : Dari
Ke
Sarana pengangkut udara :
- 1) Nama sarana pengangkut
1. Nomor register
1. Jenis sarana Pen um pang D pengangkut
Kargo D
1. Jenis trayek Tidak terjadwal D
Terjadwal, dengan rute : Dari D
Ke
- 1) Nama sarana pengangkut
1. Nomor register
1. Jenis sarana Penumpang D pengangkut
Kargo D
---
1. Jenis trayek Tidak terjadwal D
Terjadwal, dengan rute : Dari D
Ke
C. 1) Nam a saran a pengangkut
1. Nomor register
1. Jenis sarana □ Penumpang
pengangkut
□ Karge
1. Jenis trayek □ Tldak terjadwal
□ Terjadwal, dengan rute : Dari
Ke
D.S. Data Khusus Pengusaha TPS (dllsl dalam hal mendaftar sebagai Pengusaha TPS)
1. Surat Keputusan Sebagai Pengusaha TPS
Nomor keputusan i i i i i i i
Tanggal (ddmmyyyy)
Masa bertaku s.d.
Bentuk TPS 01apangan penimbunan
0 1apangan penimbunan peli kemas
Ogudang penimbunan
Otangki penimbunan
0.6. Data Khusus Perusahaan Jasa Titipan (diisi dalam hal mendaftar sebagai Pengusaha Jasa Titipan)
1. lzin Penyelenggaraan Pos
Nomorizin I i I i i i i
Tanggal (ddmmyyyy)
1. Ahli kepabeanan :
Jabatan
Nomor seri sertifikat
Nomor sertifikat
Tanggal (ddmmyyyy)
Jabatan
Nomor seri sertifikat 11111 11 1111111 11 I 11 111 I
Nomor sertifikat
Tanggal (ddmmyyyy)
Jabatan
Nomor seri sertifikat
Nomor sertifikat
Tangg (ddmmyyyy)
---
E. Nllai Tambah Perusahaan
1. Data Fasllitas Kepabeanan
0 Ada, sebutkan : a. Jenis Fasilitas OKawasan Berikat
OGudang Berikat
OPusat logistik Berikat
OToko Bebas Bea OFasilltas Lainnya, sebutkan ...
OTPB lainnya
Nomor Keputusan
Tanggal
masa berlaku s.d ....
Kantor Pabean Pengawas
- Jenis Fasilitas 0 Kawasan Berikat
OGudang Berikat
OPusat Logistik Berikat
Droke Bebas Bea OFasilltas Lainnya, sebutkan ...
OTPB Lainnya
Nomor Keputusan
Tanggal
masa berlaku s.d. ...
Kantor Pabean Pengawas
- Jenis Fasilitas OKawasan Berikat
OGudang Berikat
OPusat Logistik Berikat
OToko Bebas Bea OFasilltas Lainnya, sebutkan ...
OTPB lainnya
Nomor Keputusan
Tanggal
masa berlaku s.d . ...
Kantor Pabean Pengawas
□ Tidak
1. Sertifikat Manajemen Mutu (ISO)
D Ada, sebulkan : Nomor Sertifikal
Tanggal
masa bertaku s.d.
Lembaga yang mengeluarkan
□ Tidak
1. Ahli Kepabeanan (selain PPJK dan PJn:
D Ada, sebutkan : a. Nama
Jabatan
Nomor seri sertifikat
Nomor sertifikat
Tanggal (d mmyyyy)
---
Jabatan
Nomor seri sertifikat
Nomor sertifikat
Tanggal (d mmyyyy)
□ Tidak
4 Tergabung dalam asosiasi usaha:
D Ya, sebutkan nama asosiasi :
- 1 1 1 I I I I I I
Tanggal terdaflar (ddmmyyyy)
Tanggal terdaflar (ddmmyyyy)
□ Tidak
1. Penelitian Lapangan
Laporan Hasil Penelitian Lapangan
Nomor
Tanggal
Hasil Penelitian Lapangan
Ouraian Hasil Penlap
0Kesimpulan
0Rekomendasi 0Tidak Dllakukan Pemblokiran O □ilakukan Pemblokiran
0Agar Melakukan Perubahan Data O□ilakukan Pencabutan
O□ilakukan Pembukaan Blokir 0Penolakan Pengajuan Kembali
0Persetujuan Pengajuan Kembali 0Lainnya, ... .
---
PETUNJUK PENGISIAN
FORMULIR ISIAN REGISTRASI KEPABEANAN
Petunjuk:
1. Silahkan mengunduh "Panduan Registrasi Kepabeanan Online" dari website
www.insw.go.id atau www.beacukai.go.id.
1. Harus menggunakan huruf kapital pada saat pengisian formulir isian registrasi
kepabeanan.
Jenis Registrasi Kepabeanan
Diisi sesuai jenis kegiatan usaha pengguna jasa dan dapat dipilih lebih dari satu
pilihan yang tersedia.
A. Data Umum Perusahaan
1. Kategori
Diisi kategori sesuai NPWP perusahaan.
1. Bentuk badan usaha
Diisi bentuk badan usaha sesuai akta pendirian / akta perubahan
terakhir perusahaan.
1. Perusahaan Terbuka (go public)
Diisi dalam hal saham perusahaan telah dimiliki publik.
1. Nama Wajib Pajak
- Diisi nama perusahaan sesuai akta pendirian / akta perubahan
terakhir perusahaan.
- Tanpa diawali atau diakhiri dengan bentuk badan usaha.
1. NPWP
- Diisi 15 (lima belas) angka NPWP perusahaan sesuai yang tercantum
dalam Kartu NPWP.
- Cukup ditulis angkanya saja, tidak perlu disertai dengan tanda baca
pemisah ("." atau "-").
1. Jenis usaha / kegiatan
Diisi sesuai kode dan uraian Jenis Usaha/Kegiatan sesuai KLU yang
tercantum pada Surat Keterangan Terdaftar dari Direktorat Jenderal
Pajak yang dimiliki perusahaan.
---
1. Merk dagang
- Diisi dengan Merk Dagang
- Diisi dengan nama perusahaan untuk bentuk badan usaha UD/PO/PD
1. Status Wajib Pajak
- Diisi status wajib pajak perusahaan PKP /Non PKP.
Status "Pengusaha Kena Pajak'', harus dibuktikan dengan meng1s1
nomor dan tanggal Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP)
serta melampirkannya secara elektronik.
1. Alamat perusahaan
- Kantor:
- Jalan : Diisi nama jalan di mana kantor berlokasi.
- Blok : Diisi nama blok di mana kantor berlokasi.
- Nomor : Diisi nomor bangunan di mana kantor berlokasi
- RT/RW : Diisi RT /RW di mana kantor berlokasi.
- Kelurahan/Desa : Diisi nama kelurahan/desa di mana kantor
berlokasi.
- Kecamatan : Diisi nama kecamatan di mana kantor berlokasi.
- Kota/Kabupaten : Diisi nama kota/kabupaten di mana kantor
berlokasi
- Provinsi : Dipilih sesuai nama provinsi di mana kantor
berlokasi.
- Kode pos : Diisi 5 angka kode pos sesuai alamat kantor.
- Telepon : Diisi nomor telepon kantor.
- Faksimili : Diisi nomor faksimili kantor.
- Email : Diisi alamat email perusahaan
- ID KPPADM : Diisi kode administrasi Kantor Pelayanan Pajak di
mana kantor berlokasi
- Status penguasaan:
Dipilih salah satu sesuai status penguasaan lokasi kantor, dengan
ketentuan:
✓ Status "Hak Guna Bangunan", harus dibuktikan dengan mengisi
nomor dan tanggal sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas
nama perusahaan serta melampirkannya secara elektronik.
---
✓ Status ((Sewa", harus dibuktikan dengan mengisi tanggal mulai
dan berakhir perjanjian sewa-menyewa serta melampirkannya
secara elektronik.
✓ Status '(Hak Pakai/ Hak Milik Pribadi" harus dibuktikan dengan
mengisi nomor dan tanggal sertifikat Hak Milik atas nama
penanggung jawab perusahaan serta melampirkannya bersama
perjanjian pinjam pakai secara elektronik
- Pabrik/ Gudang/ Perkebunan/ Peternakan/ Cabang/ Lain-lain :
- Diisi sesuai jumlah pabrik/ gudang/ perkebunan/ peternakan/
cabang yang dimiliki perusahaan.
- NPWP : Diisi 15 (lima belas) angka NPWP sesuai yang tercantum
dalam Kartu NPWP pabrik/ gudang/ perkebunan/ peternakan/
cabang/ lokasi lain perusahaan selain lokasi kantor serta
melampirkannya secara elektronik.
- Tata cara pengisian jalan, blok, nomor, rt/rw, kelurahan/desa,
kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, kode pos, telepon, faksimili,
email, dan ID KPP ADM serta status penguasaan lokasi usaha sama
dengan tatacara pengisian kantor.
1. Status investasi
Diisi status investasi perusahaan yang harus dibuktikan dengan
persetujuan dari instansi yang berwenang, dengan ketentuan:
- Untuk PMA dapat dibuktikan dengan izin BKPM (Izin Prinsip/IUI/IUT).
- Untuk PMDN dapat dibuktikan dengan izin BKPM (lzin
Prinsip / IUI / IUT).
- Untuk Pemerintah dapat dibuktikan dengan iz1n BKPM (Izin
Prinsip/IUI/IUT), izin dari Kementerian Perdagangan (SIUP), atau izin
sejenisnya.
- Untuk Lainnya dapat dibuktikan dengan 1z1n BKPM (lzin
Prinsip/lUI/IUT), izin dari Kementerian Perdagangan (SIUP), atau izin
sejenisnya.
1. Dokumen perizinan
- Akta pendirian perusahaan
- Nomor dan tahun: Diisi dengan nomor dan tahun akta pendirian
perusahaan.
- Untuk bentuk badan usaha yang sesuai perundang-undangan tidak
memerlukan akta pendirian, diberikan pengecualian sebagai berikut:
✓ Apabila UD agar diisi dengan nomor dan tahun SIUP.
✓ Apabila koperasi agar diisi dengan nomor dan tahun pendaftaran
ke Kernen terian Koperasi.
---
✓ Apabila Badan Usaha Tidak Tetap agar diisi dengan nornor dan
tahun kontrak karya.
- Narna notaris dan kota: Diisi dengan narna notaris dan kota wilayah
kerja notaris yang rnenerbitkan akta pendirian perusahaan (diisi
apabila rnerniliki akta pendirian).
- SK Pengesahan akta : Diisi nornor dan tanggal surat pengesahan
atas akta pendirian dari Kernenterian Hukurn dan HAM atau instansi
terkait (diisi apabila rnerniliki akta pendirian).
- Akta perubahan terakhir
- Diisi apabila perusahaan sudah rnerniliki akta perubahan.
- Tatacara pengisian sesuai dengan tatacara pengisian akta pendirian
perusahaan.
- Apabila akta perubahan terakhir tidak rnernuat perubahan susunan
pengurus, larnpirkan juga akta perubahan terakhir yang memuat
perubahan susunan pengurus.
- IUT, SIUP, atau IUI
- Dipilih salah satu antara JUT, SIUP, atau IUI sesuai pilihan.
- Diisi nomor dan tanggal IUT, SIUP, atau JUI sesuai pilihan.
- Dibuktikan dengan melampirkan IUT, SIUP, atau JUI sesuai pilihan.
1. Kedudukan perusahaan
- Diisi sesuai kedudukan perusahaan sebagaimana yang tercanturn
dalam TDP, Surat Keterangan Terdaftar dan/atau SP PKP.
- Dalam hal tidak memiliki pabrik/ gudang/ perkebunan/ peternakan/
cabang, rnaka diisi sebagai perusahaan tunggal/berdiri sendiri.
- Dalarn hal rnendaftar sebagai pusat, maka wajib memiliki dan
mengisikan data pabrik/ gudang/ perkebunan/ peternakan/ cabang.
- Dalarn hal mendaftar sebagai cabang, maka wajib mengisikan data
kantor pusat.
1. Tergabung dalarn afiliasi kelompok/grup usaha
- Dipilih "Ya" atau "Tidak"
- Dalarn hal "Ya", diisi narna kelornpok/grup usaha, npwp
kelompok/ grup usaha Oika punya), dan lamanya bergabung dalam
kelornpok/ grup usaha apabila perusahaan tergabung dalam afiliasi
kelompok/ grup usaha.
---
B. Data Penanggung Jawab Perusahaan
1. Direksi/Pimpinan Perusahaan
- Diisi sesuai jumlah direksi/pimpinan perusahaan yang tercantum
dalam akta pendirian/ akta perubahan perusahaan atau bukti
penetapan lainnya.
- Nama : Diisi nama • direksi/ pimpinan perusahaan sesuai
jabatannya.
Jabatan Diisi nama jabatan direksi/ pimpinan perusahaan.
Kebangsaan
o Untuk WNI harus dibuktikan dengan mengisi nomor induk
kependudukan (NIK) serta melampirkan KTP secara elektronik
o UntukWNA:
■ Negara Asal, diisi sesuai dengan negara asal direksi/pimpinan
perusahaan.
■ Paspor, harus dibuktikan dengan mengisi nomor dan masa
berlaku (berakhir) paspor direksi/ pimpinan perusahaan serta
melampirkannya secara elektronik.
■ IMTA, harus dibuktikan dengan mengisi nomor dan tanggal
IMTA direksi/pimpinan perusahaan serta melampirkannya
secara elektronik
- NPWP : Diisi 15 (lima belas) angka NPWP Direksi/Pimpinan
perusahaan sesuai yang tercantum dalam Kartu NPWP.
- Alamat : Diisi alamat direksi/pimpinan perusahaan sesuai
dengan bukti identitas yang bersangkutan. Tatacara
pengisian jalan, blok, nomor, rt/rw, kelurahan/desa,
kecamatan, kota/ kabupaten, provinsi, kode
pos, telepon, faksirnili, dan email sama dengan tatacara
pengisian kan tor
- Apabila Pengguna Jasa berbentuk CV, isikan dengan data sekutu aktif
1. Komisaris / Pemilik Perusahaan
- Diisi sesuai jumlah Komisaris/Pemilik perusahaan yang tercanturn
dalam akta pendirian/ akta perubahan perusahaan atau bukti
penetapan lainnya.
- Nama : Diisi narna Ko mi saris/ Pernilik perusahaan sesuai
jabatannya.
- Jabatan : Diisi nama jabatan Komisaris/Pemilik perusahaan.
---
Kebangsaan
o Untuk WNI harus dibuktikan dengan mengisi nomor induk
kependudukan (NIK) serta melampirkan KTP secara elektronik
o UntukWNA:
• Negara Asal, diisi sesuai dengan negara asal direksi/pimpinan
perusahaan.
• Paspor, harus dibuktikan dengan mengisi nomor dan masa
berlaku (berakhir) paspor direksi/ pimpinan perusahaan serta
melampirkannya s~cara elektronik.
- NPWP : Diisi 15 (lima belas) angka NPWP Komisaris/Pemilik
sesuai yang tercantum dalam Kartu NPWP.
- Alamat : Diisi alamat Komisaris / Pemilik perusahaan sesuai
dengan bukti identitas yang bersangkutan. Tatacara
pengisian jalan, blok, nomor, rt/rw, kelurahan/desa,
kecamatan, kota/ kabupaten, provinsi, kode
pos, telepon, faksimili, dan email sama dengan tatacara
pengisian kantor
- Apabila Pengguna Jasa berbentuk CV, isikan dengan data sekutu pasif
1. Struktur organisasi perusahaan
- Dipilih sesuai jumlah tingkatan organisasi di bawah pimpinan tertinggi
perusahaan.
- Apabila pengguna jasa merupakan perorangan agar dipilih "Lainnya".
1. Jumlah karyawan perusahaan saat ini
Diisi sesuai jumlah karyawan perusahaan (tetap a tau kontrak).
C. Data Keuangan Perusahaan
1. Data laporan keuangan perusahaan
- Diisi sesuai data yang tercantum dalam laporan keuangan perusahaan
(maksimal 2 tahun terakhir).
- Tanggal laporan keuangan : Diisi tanggal laporan keuangan
perusahaan dibuat.
- Periode laporan keuangan : Diisi tanggal awal dan tanggal akhir
periode laporan keuangan perusahaan.
- Pengisian data angka laporan keuangan dilakukan dengan
memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
✓ Tan pa menggunakan tanda pemisah "." maupun ",".
✓ Angka pecahan di belakang koma dibulatkan ke atas.
---
✓ Data laporan keuangan yang menunjukkan nilai negatif harus
diawali dengan tanda baca "-" (minus).
✓ Diisi dengan menggunakan mata uang rupiah.
- Pendapatan/penjualan : Diisi angka pendapatan bersih apabila
merupakan perusahaan jasa dan/ atau
angka penjualan bersih apabila
merupakan perusahaan perdagangan /
produsen.
- Laba/ rugi kotor : Diisi angka laba/ rugi kotor yang
merupakan selisih
pendapatan/penjualan dengan harga
pokok penjualan.
- Behan administrasi dan penjualan : Diisi angka beban administrasi
dan penjualan dan/atau beban-beban
yang tidak berkaitan langsung dengan
pendapatan/ penjualan.
- Laba/ rugi bersih : Diisi angka laba/rugi bersih setelah
pajak (apabila pajak dibayar / diakui).
- Aset lancar : Diisi angka total aset lancar.
- Aset tidak lancer : Diisi angka total aset tidak lancar.
- Total aset : Otomatis diisi jumlah aset lancar dan
aset tidak lancar.
- Liabilitas jangka pendek : Diisi angka total liabilitas jangka
pendek/hutang lancar.
- Liabilitas jangka panjang : Diisi angka total liabilitas jangka
panjang. Apabila perusahaan memiliki
hutang/kewajiban lainnya maka total
hutang/kewajiban lainnya tersebut
dimasukkan dalam total hutang jangka
panjang.
- Total liabilitas : Otamatis diisi angka total liabilitas
(liabilitas jangka pendek dan liabilitas
jangka panjang).
- Total ekuitas : Otomatis diisi angka selisih Total aset
dengan Total liabilitas
1. Rekening bank atas nama perusahaan
- Diisi seluruh rekening bank yang dimiliki perusahaan.
- Diisi nama bank, nomor rekening, nama pemilik yang tercantum pada
rekening, jenis rekening dan jenis valuta rekening bank
---
- Dibuktikan dengan melampirkan bukti kepemilikan seluruh rekening
atas nama perusahaan secara elektronik
1. Audit akuntan publik
- Audit akuntan publik adalah audit terhadap perusahaan yang
dilakukan oleh akuntan publik dalam rangka memberikan pendapat
atas kewajaran laporan keuangan perusahaan.
- Dipilih "Pemah" atau "Tidak''.
- Dalam hal "Pernah", diisi nama akuntan publik, tahun laporan, opini
atas hasil audit akuntan publik, serta dibuktikan dengan melampirkan
laporan hasil audit (opini audit) secara elektronik apabila perusahaan
pernah diaudit oleh kantor akuntan publik.
1. Audit DJBC
- Audit DJBC adalah audit kepabeanan dan/atau audit cukai yang
dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terhadap
perusahaan.
- Dipilih "Pernah" atau "Tidak".
- Dalam hal "Pemah", diisi nomor LHA, Periode Audit terakhir, besarnya
Temuan Audit Terakhir, serta dibuktikan dengan melampirkan laporan
hasil audit DJBC secara elektronik apabila perusahaan pernah diaudit
oleh DJBC.
1. Audit DJP
- Dipilih "Pernah" atau "Tidak".
- Dalam hal "Pernah", diisi nomor LHP, Periode Audit terakhir, serta
dibuktikan dengan melampirkan laporan hasil pemeriksaan DJP secara
elektronik apabila perusahaan pernah diaudit oleh DJP.
1. Memiliki unit audit internal
- Dipilih "Ya" apabila perusahaan memiliki unit audit internal dalam
struktur organisasi perusahaan.
- Dipilih "Tidak" apabila perusahaan tidak memiliki unit audit internal
dalam struktur organisasi perusahaan.
1. Aplikasi sistem akuntansi
- Dipilih sesuai jenis penyelenggaraan pembukuan yang diterapkan oleh
perusahaan.
- Dalam hal penyelenggaraan pembukuan secara manual, maka dipilih
"Manual tanpa bantuan komputer''.
- Dalam hal penyelenggaraan pembukuan dilakukan dengan program
umum dalam komputer (misalnya Microsoft Office), maka dipilih
"Manual dengan bantuan komputer''.
---
- Dalam hal penyelenggaraan pembukuan dilakukan dengan program
aplikasi akuntansi dalam komputer (misalnya MYOB), maka dipilih
"Manual dan EDP".
- Dalam hal penyelenggaraan pembukuan dilakukan dengan program
aplikasi akuntansi yang khusus untuk perusahaan tersebut dengan
menggunakan server komputer sendiri, maka dipilih "Electronic Data
Processing (EDP)".
1. Memiliki IT Inventory
- Dipilih "Ya" apabila perusahaan memiliki sistem informasi persediaan
berbasis komputer.
- Dipilih "Tidak" apabila perusahaan tidak memiliki sistem informasi
persediaan berbasis komputer.
D.1. Data Khusus Importir
1. Angka Pengenal Importir (API)
Diisi nomor dan tanggal API yang dimiliki perusahaan serta instansi
penerbit APL
1. Jenis importir
Dipilih sesuai jenis API yang dimiliki Importir, yaitu Importir Produsen
atau Importir Umum.
3 . Jenis usaha sesuai API
- Jika importir produsen, diisi jenis usaha sesuai yang tercantum dalam
APL
- Jika importir umum, diisi jenis barang/jasa/dagangan utama sesuai
yang tercantum dalam APL
D.2. Data Khusus Eksportir
1. TDP/TDUP/TDI
- Dipilih salah satu antara TDP, TDUP atau TDL
- Diisi nomor, tanggal, dan masa berlaku TDP, TDUP atau TDI sesuai
pilihan.
D.3. Data Khusus PPJK
1. Ahli kepabeanan
- Diisi sesuai jumlah ahli kepabeanan yang terdaftar / dimiliki oleh
perusahaan.
- Nama: Diisi nama ahli kepabeanan.
---
- Jabatan : Diisi jabatan ahli kepabeanan dalam perusahaan.
- Nomor seri sertifikat: Diisi nomor seri sertifikat ahli kepabeanan.
- Nomor sertifikat: Diisi nomor dan tanggal sertifikat ahli kepabeanan.
2. SIUJPT
- Diisi nomor, tanggal, dan masa berlaku SIUJPT
3. TDP/TDUP/TDI
- Dipilih salah satu antara TDP, TDUP atau TDI.
Diisi nomor, tanggal, dan masa berlaku TDP, TDUP atau TDI sesuai
pilihan.
D.4. Data Khusus Pengangkut
1. Jenis usaha angkutan
- Dipilih sesuai jenis usaha angkutan, angkutan laut dan/ atau
angkutan udara (dapat lebih dari satu).
- Nomor perizinan dan tanggal: Diisi nomor dan tanggal surat izin usaha
angkutan terkait yang dimiliki perusahaan.
1. Sarana pengangkut yang dimiliki:
- Sarana pengangkut laut
- Diisi sejumlah sarana pengangkut yang dimiliki.
Nama sarana pengangkut Diisi nama sarana pengangku t
sebagaimana yang tercantum pada lambung / badan sarana
pengangkut.
- Nomor register: Diisi nomor register sarana pengangkut.
- Kapasitas muatan : Diisi jumlah kapasitas maksimal penumpang
(orang) dan / atau barang (dalam MT).
- Jenis trayek : Dipilih antara "Tidak terjadwal" atau "Terjadwal".
Apabila dipilih "Terjadwal" maka harus diisi rute trayek.
- Sarana pengangkut udara
- Diisi sejumlah sarana pengangkut yang dimiliki.
Nama sarana pengangkut Diisi nama sarana pengangkut
sebagaimana yang tercantum pada lambung / badan sarana
pengangkut.
- Nomor register: Diisi nomor register sarana pengangkut.
- Jenis sarana pengangkut : Dipilih antara "Penumpang'' atau "Kargo".
- Jenis trayek : Dipilih antara "Tidak terjadwal" atau "Terjadwal".
Apabila dipilih "Terjadwal" maka harus diisi rute trayek.
---
D.S. Data Khusus Pengusaha TPS
1. Surat Keputusan Sebagai Pengusaha TPS
Diisi dengan nomor, tanggal, dan masa berlaku keputusan penetapan
sebagai TPS
1. Bentuk TPS
Diisi bentuk TPS (lapangan penimbunan/ lapangan penimbunan peti
kemas/ gudang penimbunan/ tangki penimbunan)
D.6. Data Khusus PJT
1. Izin Penyelenggaraan Pos
Diisi dengan nomor dan tanggal izin penyelenggaraan pos
1. Ahli kepabeanan
- Diisi sesuai jumlah ahli kepabeanan yang terdaftar / dimiliki oleh
perusahaan.
- Nama : Diisi nama ahli kepabeanan.
- Jabatan : Diisi jabatan ahli kepabeanan dalam perusahaan.
- Nomor seri sertifikat: Diisi nomor seri sertifikat ahli kepabeanan.
- Nomor sertifikat: Diisi nomor dan tanggal sertifikat ahli kepabeanan.
E. Nilai Tambah Perusahaan
1. Data Fasilitas Kepabeanan
- Dipilih "Ada" atau "Tidak".
- Dalam hal "Ada", diisi jenis fasilitas, nomor, tanggal, dan masa berlaku
keputusan serta kantor pabean pengawas terkait fasilitas kepabeanan
yang dimiliki.
1. Sertifikat Manajemen Mutu (ISO)
- Dipilih "Ada" a tau "Tidak".
- Dalam hal "Ada", diisi nomor, tanggal, dan masa berlaku sertifikat
serta lembaga yang mengeluarkan.
1. Ahli Kepabeanan (selain PPJK dan PJT)
- Dipilih "Ada" a tau "Tidak".
- Dalam hal "Ada":
• Diisi sesuai jumlah ahli kepabeanan yang terdaftar / dimiliki oleh
perusahaan.
• Nama: Diisi nama ahli kepabeanan.
---
• Jabatan : Dilsi jabatan ahli kepabeanan dalam perusahaan.
• Nomor seri sertifikat: Diisi nomor seri sertifikat ahli kepabeanan.
• Nomor sertifikat : Diisi nomor dan tanggal sertifikat ahli
kepabeanan.
1. Tergabung dalam asosiasi usaha
- Dipilih "Ya" atau ''Tidak".
Dalam hal "Ya", diisi nama asosiasi dan tanggal terdaftar dalam
keanggotaan asosiasi.
1. Penelitian Lapangan
Diisi oleh Petugas Penelitian Lapangan.
DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI,
-ttd-
HERU PAMBUDI
---
LAMPIRAN II
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI
NOMOR: PER- 04/BC/2017
TENTANG
PETUNJUK PELAKSANAAN REGISTRASI KEPABEANAN
KOP PERUSAHAAN
SURAT PERNYATAAN REGISTRASI KEPABEANAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ............................................. (1) ............................................. ..
Jabatan :............................................. (2) .............................................. .
Nomor Kartu Identitas :............................................. (3) ...............................................
Tempat dan Tanggal Lahir :............................................. (4) .............................................. .
Alamat :............................................. (5) .............................................. .
Menyatakan hal-hal sebagai berikut :
1. Bahwa saya *):
D melakukan sendiri pengisian data Registrasi Kepabeanan
D menguasakan pengisian data Registrasi Kepabeanan
(lampirkan surat kuasa)
1. Bahwa seluruh data yang telah diisikan dalam formulir isian Registrasi Kepabeanan adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan.
1. Bahwa seluruh dokumen yang telah dilampirkan terkait Registrasi Kepabeanan adalah sesuai
dengan aslinya.
1. Bahwa seluruh dokumen yang telah dilampirkan dapat digunakan sebagai alat bukti yang sah.
Demikian Surat Pemyataan ini dibuat dan ditandatangani dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari
siapapun serta bertanggungjawab atas segala akibat hukum yang timbul.
.................. (6) ..... , .. -..... -........
Yang memberi pernyataan,
··························<7) ...................... .
Na1na ...............(8) ..................... ..
Jab atan ............ (9) ........................
(dibubuhi materai dan stempel perusahaan)
Keterangan:
*) Pilih salah satu dengan tanda (✓ atau X)
---
Petunjuk Pengisian
Surat Pernyataan Penanggung Jawab Perusahaan
Angka (1) : Diisi dengan nama yang bertanda tangan di surat pemyataan
Angka (2) : Diisi dengan jabatan yang bertanda tangan di surat pemyataan
(direktur /presiden direktur / direktur utama/pimpinan perusahaan
lainnya)
Angka (3) : Diisi dengan nomor kartu identitas yang bertanda tangan di surat
pemyataan
Angka (4) : Diisi dengan tempat dan tanggal lahir yang bertanda tangan di surat
pemyataan
Angka (5) : Diisi dengan alamat yang bertanda tangan di surat pemyataan
Angka (6) : Diisi tempat, tanggal, bulan, tahun dibuatnya surat pemyataan
Angka (7) : Diisi tanda tangan yang membuat surat pemyataan
Angka (8) : Diisi nama yang membuat surat pemyataan
Angka (9) : Diisi jabatan yang membuat surat pemyataan
DIREKfUR JENDERAL BEA DAN CUKAI,
-ttd-
HERU PAMBUDI
---
LAMPIRAN III
PERATURAN DIREKTUR J