Langsung ke konten

Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Minyak dan Gas Serta Panas Bumi

KEPMEN No. 42 Tahun 1996 diubah

Pasal 2

(!) Baku Mum J .imbah Cair bagi jenis kegiaran Minyak dan Gas sel1a Panas Bumi a. Eksplorasi dan produksi migas adalah scbagaimana terscbUl dalam lampiran I dan II; b. Eksplorasi dan produksi panas bUllli adalah scbagaimana lersebur dalam Lalllpiran III; c. Pengilangan minyak bumi adala11 sebagaimana tersebut dalam Larnpiran IV dan V; d. PengiJangan LNG d;:m LPG adalah sebagaimana tcrsebut dalarn lampiran VI; e. Instalasi. depol dan terminal minyak adalah sebagaimana tersebur dalam Lampiran VII; (2) Baku MlHU Limbah Cair sebagaimana dimaksud dalam ayar (I) pasal ini ditctapkan berdasarkan kadar, kecuali jenis kegiatan pengilangan minyak bumi sebagaimana dimaksud daJam ayat (l) huruf c pasal ini ditetapkan berdasarkan beban pencemaran dan kadar.

Pasal 3

nagi jenis-jenis kegiatan : a. Eksplorasi dan produksi migas yang: I) lelail beroperasi sebelum ditelapkan kepulusan Lu.i, berlaku Baku MulU Limbah Cair sebagaimana dimaksud daJam Lampiran I; 2) lahap perencanaaonya dilakukall sebelum ditetapkan keputusan ini dan beroperasi setelab diletapkan kepulusan ioi, berlaku Baku Mutu Limbah Cair sebagaimana dimaksud dalam iampiran C; 3) lahap perencanaaIUlya dilakukaII setelall ditetapkan keputusan IIU, berlaku Baku Mutu Limbah Cair sebagaimana diruaksud dalam Lampiran II; 4) apabila mengguoakan fasiJitas pengolahan yang lama untuk kegiatan pengembangan kila.ng Migas, berlaku Baku Mum Limbah Cair sebagai01ana dimaksud dalam Lampiran I. b. Pcngiiangall minyak bumi yang: I) ldah beroperasi sebelulll ditclapkan kepulusan ini, bcrlaku Baku Muw Limbah Cair sebagaimana didiaksud dalam Lampiran IV; 4 ~------- 2) lahap perencanaannya dilakukan sebelum ditetapkan kepulUsan ini dan beroperasi selelah diterapkan keputusan ini, berlaku Baku Mmu Limbah eair sebagaimana dimaksud da!am iampiran IV; 3) L.1.hap perencanaannya dilakukan seteJah ditewpkan kepuwsan 101, berlaku Baku MUlU Limbah eair sebagaimana dimaksud dalam Lampiran V;

Pasal 4

Baku Mutu Limbah Cair sebagaimana tersel.lll( daJam Lampiran Kepulusan ini setiap saar tidak boleh dilampaui.

Pasal 5

Baku Mum Limbah Cair sebagaimana dimaksud dalam Lampiran Kepu£usan ini, dirinjatl secara berkaJa sekurang-kurangnya sekali dalam 5 (lima) tahun.

Pasal 6

(1) Gubemur dapa! menetapkaJl parameter rambahan di luar parameter yang tercanrllm dalam lampiran kepurusan ini serelall mendapar perserujuan dari Memen. (2) Menteri mengeillarkan kepunlsan mengenai parameter tambahan dengan rnemperhatikan saran dan penimbangan instansi teknis yang bersangf...'Utan. (3) Keputusan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diberikan selambat·lambatllya 4 (empal) bulan sejak diterimanya permohonan persetlljuan. (4) Apabi/a [eJa11 melampaui jangka waktu sebagaimana dimakslld dalam ayat (3) lidak diberikall keputusan, maka dianggap Menteri [elah mengeluarkan keputusan penolakan.

Pasal 7

(I) Gubemur dapat menel..1pkan Baku Mutl! Limbah Cair Icbih ketal dari ketemuan sebagaiman3 tersdmt Jalam Lilmpiran KCpUrliSJIl iili setelJ.h berkonsultasi dengan Menteri dan instansi leknis yang bcrsangkutan. (2) Apabila Gubemur tidak menerapkan Baku Mutu Limbah Cair sebagaimana dimaksud daJam ayar (l) pasal ini, maka berlaku Baku Mum Limbah Cair sepeni tersebut daJam LampirJ.11 Keputusan ini. 5 • • ••

Pasal 8

Apabila anal isis mengenai dampat- Iingkungan bagi kegiacall Minyak dan Gas sena P;:103S Bumi sebagaimana dirnaksud dalam Pasal2 ayat (I) mensyaralkan Baku "Mutu Limbah Cair Jebih ketat dari Baku Mutu Limbah Cair sebagaimana dimaksud dalarn iampiran keputusan ini, maka umuk kegiacan tersebut berlaku Baku Mutu Limbah Cair sebagaimana yang dipersyaratkan cleh analisis mengenai dampak lingkungan. Pas.1 9 Seliap penanggungjawab kegiatan Minyak dan Gas serta panas bumi sebagaimana dimaksud dalam Pasa! 2 ayat (I) wajib untuk: a. mdakukan pengeloiaan limbah cair schingga mum limbah cair yang dibuang ke lingkungan tidak melampaui Baku Mutu Limbah Caif yang telah diletapkan . b. memasang alat Ukllf debit atau laju alir limbah cair dan melakukan pencatatan debit halian lim bah cair terse but khusus untuk kegiatan pengilangan Migas. c. memeriksa kadar parameter Baku Munt Limbah C;}ir sehagaimana lersebut dalam