Penetapan tingkat kemiskinan sesuai dengan metodologi
penghitungan
Garis
Kemiskinan
Nasional
(GKN)
yang
dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Pasal II
Cukup jelas.
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5669
LAMPIRAN
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 3 TAHUN 2015
TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG
NOMOR 27 TAHUN 2014 TENTANG ANGGARAN
PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN
ANGGARAN 2015
Semula
Menjadi
ALOKASI PEMBIAYAAN ANGGARAN
245.894.690.062.000,00
222.506.897.630.000,00
1.
PEMBIAYAAN DALAM NEGERI
269.709.700.514.000,00
242.515.005.350.000,00
1.1 Perbankan Dalam Negeri
4.467.479.293.000,00
4.785.365.489.000,00
1.1.1 Penerimaan cicilan pengembalian penerusan
pinjaman
4.467.479.293.000,00
4.785.365.489.000,00
1.2 Nonperbankan dalam negeri
265.242.221.221.000,00
237.729.639.861.000,00
1.2.1 Hasil pengelolaan aset
350.000.000.000,00
350.000.000.000,00
1.2.2 Surat berharga negara (neto)
277.049.800.000.000,00
297.698.382.000.000,00
1.2.3 Pinjaman dalam negeri (neto)
1.621.190.000.000,00
1.690.600.000.000,00
1.2.3.1 Penarikan pinjaman dalam negeri bruto
2.000.000.000.000,00
2.000.000.000.000,00
1.2.3.2 Pembayaran cicilan pokok pinjaman dalam
negeri
-378.810.000.000,00
-309.400.000.000,00
1.2.4 Dana investasi Pemerintah
-12.647.146.779.000,00
-58.844.130.927.000,00
1.2.4.1 Penerimaan Kembali Investasi
778.320.274.000,00
19.134.920.274.000,00
1.2.4.2 Penyertaan modal negara (PMN)
-7.319.167.053.000,00
-70.372.751.201.000,00
1.2.4.2.1 PMN kepada BUMN
-5.107.307.000.000,00
-64.883.907.000.000,00
1.2.4.2.1.1 PT PAL Indonesia
-1.500.000.000.000,00
-1.500.000.000.000,00
1.2.4.2.1.2 PT Sarana Multigriya
Finansial
-1.000.000.000.000,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.3 PT Geo Dipa Energi
-607.307.000.000,00
-607.307.000.000,00
1.2.4.2.1.4 PT Sarana Multi
Infrastruktur
-2.000.000.000.000,00
-20.356.600.000.000,00
1.2.4.2.1.5 PT Penjaminan
Infrastruktur
Indonesia
0,00
-1.500.000.000.000,00
1.2.4.2.1.6 Perum Bulog
0,00
-3.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.7 PT Pertani
0,00
-470.000.000.000,00
1.2.4.2.1.8 PT Sang Hyang Seri
0,00
-400.000.000.000,00
1.2.4.2.1.9 PT Perikanan
Nusantara
0,00
-200.000.000.000,00
1.2.4.2.1.10 Perum Perikanan
Indonesia
0,00
-300.000.000.000,00
1.2.4.2.1.11 PT Garam
0,00
-300.000.000.000,00
1.2.4.2.1.12 PT Perkebunan
Nusantara III
0,00
-3.150.000.000.000,00
1.2.4.2.1.13 PT Perkebunan
Nusantara VII
0,00
-17.500.000.000,00
1.2.4.2.1.14 PT Perkebunan
Nusantara IX
0,00
-100.000.000.000,00
1.2.4.2.1.15 PT Perkebunan
Nusantara X
0,00
-97.500.000.000,00
1.2.4.2.1.16 . . .
1.2.4.2.1.16 PT Perkebunan
Nusantara XI
0,00
-65.000.000.000,00
1.2.4.2.1.17 PT Perkebunan
Nusantara XII
0,00
-70.000.000.000,00
1.2.4.2.1.18 PT Permodalan
Nasional Madani
0,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.19 PT Angkasa Pura II
0,00
-2.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.20 PT Angkutan Sungai,
Danau, dan
Penyeberangan
0,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.21 PT Pelni
0,00
-500.000.000.000,00
1.2.4.2.1.22 PT Djakarta Lloyd
0,00
-350.000.000.000,00
1.2.4.2.1.23 PT Hutama Karya
0,00
-3.600.000.000.000,00
1.2.4.2.1.24 Perum Perumnas
0,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.25 PT Waskita Karya
Tbk.
0,00
-3.500.000.000.000,00
1.2.4.2.1.26 PT Adhi Karya Tbk.
0,00
-1.400.000.000.000,00
1.2.4.2.1.27 PT Dok dan
Perkapalan Surabaya
0,00
-200.000.000.000,00
1.2.4.2.1.28 PT Dok dan
Perkapalan Kodja
Bahari
0,00
-900.000.000.000,00
1.2.4.2.1.29 PT Industri Kapal
Indonesia
0,00
-200.000.000.000,00
1.2.4.2.1.30 PT Dirgantara
Indonesia
0,00
-400.000.000.000,00
1.2.4.2.1.31 PT Aneka Tambang
Tbk.
0,00
-3.500.000.000.000,00
1.2.4.2.1.32 PT Pindad
0,00
-700.000.000.000,00
1.2.4.2.1.33 PT Kereta Api
Indonesia
0,00
-2.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.34 PT Perusahaan
Pengelola Aset
0,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.35 PT Pelabuhan
Indonesia IV
0,00
-2.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.36 PT Bahana
Pembinaan Usaha
Indonesia
0,00
-250.000.000.000,00
1.2.4.2.1.37 PT Pengembangan
Pariwisata Indonesia
0,00
-250.000.000.000,00
1.2.4.2.1.38 PT Perusahaan
Listrik Negara
0,00
-5.000.000.000.000,00
1.2.4.2.1.39 PT Askrindo dan
Perum Jamkrindo
0,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.2 PMN kepada organisasi/lembaga
keuangan internasional
-433.539.779.000,00
-250.523.927.000,00
1.2.4.2.2.1 International Bank for
Reconstruction And
Development (IBRD)
-169.359.779.000,00
-177.898.927.000,00
1.2.4.2.2.2 International Fund for
Agricultural
Development (IFAD)
-47.600.000.000,00
-50.000.000.000,00
1.2.4.2.2.3 International
Development
Association (IDA)
-216.580.000.000,00
-22.625.000.000,00
1.2.4.2.3 . . .
1.2.4.2.3 PMN lainnya
-1.778.320.274.000,00
-5.238.320.274.000,00
1.2.4.2.3.1 Bank Indonesia (BI)
-778.320.274.000,00
-778.320.274.000,00
1.2.4.2.3.2 Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia
(LPEI)
-1.000.000.000.000,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.2.3.3 Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial
(BPJS) Kesehatan
0,00
-3.460.000.000.000,00
1.2.4.3 Dana Bergulir
-6.106.300.000.000,00
-6.106.300.000.000,00
1.2.4.3.1 LPDB KUMKM
-1.000.000.000.000,00
-1.000.000.000.000,00
1.2.4.3.2 Pusat Pembiayaan Perumahan
-5.106.300.000.000,00
-5.106.300.000.000,00
1.2.4.4 Pembiayaan Investasi Dalam Rangka
Pembentukan BLU Manajemen Aset
0,00
-1.500.000.000.000,00
1.2.5 Kewajiban penjaminan
-1.131.622.000.000,00
-843.523.000.000,00
1.2.5.1 Percepatan pembangunan pembangkit
tenaga listrik yang menggunakan batu
bara
-833.230.000.000,00
-792.026.000.000,00
1.2.5.2 Percepatan penyediaan air minum
-1.903.000.000,00
-1.772.000.000,00
1.2.5.3 Proyek Kerjasama Pemerintah dengan
badan usaha melalui Badan Usaha
Penjaminan Infrastruktur
-296.489.000.000,00
-49.725.000.000,00
1.2.6 Dana antisipasi untuk PT Lapindo Brantas Inc./ PT
Minarak Lapindo Jaya
0,00
-781.688.212.000,00
1.2.7 Cadangan Pembiayaan kepada BPJS Kesehatan
untuk Program DJS Kesehatan
0,00
-1.540.000.000.000,00
2.
PEMBIAYAAN LUAR NEGERI (NETO)
-23.815.010.452.000,00
-20.008.107.720.000,00
2.1 Penarikan pinjaman luar negeri bruto
47.037.121.419.000,00
48.647.035.745.000,00
2.1.1 Pinjaman program
7.140.000.000.000,00
7.500.000.000.000,00
2.1.2 Pinjaman proyek
39.897.121.419.000,00
41.147.035.745.000,00
2.1.2.1 Pinjaman Proyek Pemerintah Pusat
35.577.749.548.000,00
36.675.092.280.000,00
2.1.2.1.1 Pinjaman Proyek Kementerian
Negara/Lembaga
32.881.457.258.000,00
33.915.244.340.000,00
2.1.2.1.2 Pinjaman Proyek
Diterushibahkan
2.696.292.290.000,00
2.759.847.940.000,00
2.1.2.2 Penerimaan Penerusan Pinjaman
4.319.371.871.000,00
4.471.943.465.000,00
2.2 Penerusan pinjaman kepada BUMN/Pemda
-4.319.371.871.000,00
-4.471.943.465.000,00
2.3 Pembayaran cicilan pokok utang luar negeri
-66.532.760.000.000,00
-64.183.200.000.000,00
[
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
JOKO WIDODO