(1) Orientasi dilaksanakan pada:
a. Unit Kerja; atau
b. Unit Utama.
(2) Penetapan tempat pelaksanaan Orientasi sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) dilakukan oleh Pimpinan Unit Kerja atau Unit Utama.
(3) Mekanisme pelaksanaan Orientasi ditentukan oleh Pimpinan Unit
Kerja atau Pimpinan Unit Utama mengacu pada pedoman orientasi
yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pemberdayaan
Sumber Daya Manusia Kesehatan.
www.djpp.kemenkumham.go.id
2014, No.395
2. Ketentuan Pasal 6 ayat (2) dan ayat (4) diubah serta ditambahkan 1
(satu) ayat baru yakni ayat (5), sehingga Pasal 6 berbunyi sebagai
berikut:
