Langsung ke konten

Peraturan Menteri Nomor 69 Tahun 2009 tentang STANDAR BIAYA OPERASI NONPERSONALIA TAHUN 2009 UNTUK SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH (SD/MI), SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs), SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA), SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK), SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB), SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB), DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB)

PERMENDIKNAS No. 69 Tahun 2009 berlaku

Pasal 1

Standar biaya operasi nonpersonalia untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK,
SDLB, SMPLB, dan SMALB adalah standar biaya yang diperlukan untuk
membiayai kegiatan operasi nonpersonalia selama 1 (satu) tahun untuk
SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB sebagai
bagian dari keseluruhan dana pendidikan agar satuan pendidikan dapat
melakukan kegiatan pendidikan secara teratur dan berkelanjutan sesuai
Standar Nasional Pendidikan.

Pasal 2

(1) Standar biaya operasi nonpersonalia tahun 2009 per sekolah/program
keahlian, per rombongan belajar, dan per peserta didik untuk SD/MI,
SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB menggunakan
basis biaya operasi nonpersonalia per sekolah/program keahlian, per
rombongan belajar, dan per peserta didik untuk SD/MI, SMP/MTs,
SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB di Daerah Khusus Ibukota
(DKI) Jakarta.

(2) Besaran
standar
biaya
operasi
nonpersonalia
tahun
per
sekolah/program keahlian, per rombongan belajar, dan per peserta didik,
serta besaran presentase minimum biaya alat tulis sekolah (ATS) dan
bahan dan alat habis pakai (BAHP), untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA,
SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB adalah sebagaimana tercantum dalam
Lampiran I Peraturan Menteri ini.

(3) Penghitungan standar biaya operasi nonpersonalia tahun 2009 untuk
masing-masing daerah dilakukan dengan mengalikan biaya operasi
nonpersonalia DKI Jakarta dengan indeks masing-masing daerah,
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini.

Pasal 3

Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum bisa memenuhi Standar
Nasional Pendidikan menggunakan biaya satuan yang lebih rendah dari
standar biaya ini.

Pasal 4

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 5 Oktober 2009

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

TTD.

BAMBANG SUDIBYO

Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi
Departemen Pendidikan Nasional,

Dr. A. Pangerang Moenta, S.H.,M.H.,DFM
NIP 196108281987031003

SALINAN
LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL

NOMOR 69 TAHUN 2009 TANGGAL 5 OKTOBER 2009

STANDAR BIAYA OPERASI NONPERSONALIA TAHUN 2009
UNTUK SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH (SD/MI), SEKOLAH
MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs), SEKOLAH
MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA), SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK), SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB),
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB), DAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB)

Ketentuan jumlah rombongan belajar per sekolah/program keahlian dan
jumlah peserta didik per rombongan belajar untuk perhitungan biaya operasi
nonpersonalia:
1) SD/MI : 6 rombongan belajar dengan setiap rombongan belajar berisi 28
peserta didik,
2) SMP/MTs: 6 rombongan belajar dengan setiap rombongan belajar berisi
32 peserta didik,
3) SMA/MA: 6 rombongan belajar dengan setiap rombongan belajar berisi 32
peserta didik,
4) SDLB: 6 rombongan belajar dengan setiap rombongan belajar berisi 5
peserta didik,
5) SMPLB: 3 rombongan belajar dengan setiap rombongan belajar berisi 8
peserta didik,
6) SMALB: 3 rombongan belajar dengan setiap rombongan belajar berisi 8
peserta didik, dan
7) Program-program Keahlian SMK: 6 rombongan belajar dengan setiap
rombongan belajar berisi 32 peserta didik.

Tabel Standar Biaya Operasi Nonpersonalia per Sekolah/Program Keahlian,
per Rombongan Belajar, dan per Peserta Didik untuk SD/MI, SMP/MTs,
SMA/MA, SDLB, SMPLB, SMALB, dan SMK di DKI Jakarta pada tahun 2009

Biaya Operasi Nonpersonalia
(Rp Ribu)
No.
Sekolah/
Program Keahlian
Per Sekolah/
Program
Keahlian
Per
Rombongan
Belajar
Per
Peserta
Didik
%
Minimum
untuk
ATS
%
Minimum
untuk
BAHP
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

1. SD/MI
97.440
16.240
2. SMP/MTs
136.320
22.720
3.
SMA/MA Bahasa
184.320
30.720
4.
SMA/MA IPS
184.320
30.720
5.
SMA/MA IPA
193.920
32.320
1.010

6. SDLB Tunalaras
88.200
14.700
2.940
7. SDLB Tunadaksa
89.100
14.850
2.970
8. SDLB Tunagrahita
89.400
14.900
2.980
9. SDLB Tunarungu
90.300
15.050
3.010
10. SDLB Tunanetra
97.200
16.200
3.240

Biaya Operasi Nonpersonalia
(Rp Ribu)
No.
Sekolah/
Program Keahlian
Per Sekolah/
Program
Keahlian
Per
Rombongan
Belajar
Per
Peserta
Didik
%
Minimum
untuk
ATS
%
Minimum
untuk
BAHP
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

11.
SMPLB Tunalaras
104.160
34.720
4.340
12. SMPLB Tunadaksa
108.960
36.320
4.540
13. SMPLB Tunagrahita
107.280
35.760
4.470
14. SMPLB Tunarungu
108.840
36.280
4.535
15. SMPLB Tunanetra
117.840
39.280
4.910

16. SMALB Tunadaksa
121.680
40.560
5.070
17. SMALB Tunagrahita
120.960
40.320
5.040
18. SMALB Tunarungu
121.920
40.640
5.080
19. SMALB Tunanetra
138.720
46.240
5.780

SMK Non Teknik

20. PK Pekerjaan Sosial
351.360
58.560
1.830

21.
PK Akuntansi
351.360
58.560
1.830
22. PK Usaha Jasa Pariwisata
351.360
58.560
1.830
23. PK Penjualan
351.360
58.560
1.830
24. PK Administrasi Perkantoran
357.120
59.520
1.860

25. PK Patiseri
360.960
60.160
1.880
26. PK Restoran
362.880
60.480
1.890
27. PK Akomodasi Perhotelan
368.640
61.440
1.920

28. PK Tata Busana
355.200
59.200
1.850
29. PK Kecantikan Kulit
393.600
65.600
2.050
30. PK Kecantikan Rambut
410.880
68.480
2.140

31. PK Seni Tari
391.680
65.280
2.040
32.
PK Theatre
391.680
65.280
2.040
33. PK Karawitan
391.680
65.280
2.040
34.
PK Pedalangan
391.680
65.280
2.040
35. PK Musik Non Klasik
412.800
68.800
2.150

36. PK Animasi
412.800
68.800
2.150
37. PK Desain Komunikasi Visual
412.800
68.800
2.150

SMK Teknik

38. PK Survey dan Pemetaan
351.360
58.560
1.830

39. PK Pembibitan Tanaman
351.360
58.560
1.830
40. PK Budidaya Tanaman Sayuran
357.120
59.520
1.860
41.
PK Budidaya Tanaman Perkebunan
360.960
60.160
1.880
42. PK Budidaya Tanaman Buah Semusim
360.960
60.160
1.880
43. PK Budidaya Ternak Unggas
360.960
60.160
1.880
44. PK Budidaya Ikan Air Payau
370.560
61.760
1.930
45. PK Budidaya Ternak Ruminansia
391.680
65.280
2.040

46. PK Kriya Keramik
355.200
59.200
1.850
47. PK Kriya Tekstil
355.200
59.200
1.850

Biaya Operasi Nonpersonalia
(Rp Ribu)
No.
Sekolah/
Program Keahlian
Per Sekolah/
Program
Keahlian
Per
Rombongan
Belajar
Per
Peserta
Didik
%
Minimum
untuk
ATS
%
Minimum
untuk
BAHP
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

48. PK Kriya Kayu
359.040
59.840
1.870
49. PK Kriya Logam
374.400
62.400
1.950
50. PK Kriya Kulit
391.680
65.280
2.040

51. PK Gambar Bangunan
359.040
59.840
1.870
52. PK T. Gambar Mesin
359.040
59.840
1.870
53. PK Perabot Kayu
364.800
60.800
1.900
54. PK Konstruksi Bangunan Sederhana
364.800
60.800
1.900
55. PK Finishing
366.720
61.120
1.910
56. PK Batu dan Beton
374.400
62.400
1.950
57. PK Teknik Konstruksi Kayu
378.240
63.040
1.970

58. PK Teknik Distribusi Tenaga Listrik
374.400
62.400
1.950
59. PK Teknik Listrik Industri
380.160
63.360
1.980
60. PK Teknik Audio Video
380.160
63.360
1.980
61. PK Teknik Pembangkit Tenaga Listrik
385.920
64.320
2.010
62. PK Pemanfaatan Tenaga Listrik
385.920
64.320
2.010
63. PK Elektronika Industri
391.680
65.280
2.040
64. PK Pendingin dan TU
403.200
67.200
2.100

65. PK Teknik Komputer Jaringan
391.680
65.280
2.040
66. PK TI Multimeida
391.680
65.280
2.040
67. PK Rekayasa Perangkat Lunak
391.680
65.280
2.040

68. PK Teknika Kapal Niaga
391.680
65.280
2.040
69. PK Nautika Kapal Penangkap Ikan
397.440
66.240
2.070
70. PK Nautika Kapal Niaga
412.800
68.800
2.150

71. PK Elektronika Pes. Udara
391.680
65.280
2.040
72. PK Kelistrikan Pes. Udara
412.800
68.800
2.150

73. PK Teknik Mekanik Otomotif
403.200
67.200
2.100
74. PK T Pemeliharaan Mekanik Industri
403.200
67.200
2.100
75. PK Kontrol Mekanik
412.800
68.800
2.150
76. PK Kontrol Proses
412.800
68.800
2.150
77. PK Teknik Otomasi
412.800
68.800
2.150

78. PK T. Transmisi Radio
391.680
65.280
2.040
79. PK Tek. Akses Radio
391.680
65.280
2.040
80. PK Penyiaran Radio
412.800
68.800
2.150
81.
PK Tek. Switching
412.800
68.800
2.150
82. PK Prog. Pertelevisian
430.080
71.680
2.240

83. PK AEI Maintenance & Repair
401.280
66.880
2.090
84. PK Teknik Airframe & Power Plant
420.480
70.080
2.190

85. PK Teknik Geologi Pertambangan
414.720
69.120
2.160

86. PK Teknik Kimia Industri
416.640
69.440
2.170
87. PK Teknik Analis Kimia
416.640
69.440
2.170

Biaya Operasi Nonpersonalia
(Rp Ribu)
No.
Sekolah/
Program Keahlian
Per Sekolah/
Program
Keahlian
Per
Rombongan
Belajar
Per
Peserta
Didik
%
Minimum
untuk
ATS
%
Minimum
untuk
BAHP
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

88. PK Teknik Pencapan
420.480
70.080
2.190
89. PK Teknik Pencelupan
422.400
70.400
2.200
90. PK Teknik Pembuatan Benang
474.240
79.040
2.470
91. PK Teknik Pembuatan Kain
474.240
79.040
2.470

92. PK Teknik Pembentukan
437.760
72.960
2.280
93.
PK Teknik Pemesinan
455.040
75.840
2.370
94.
PK Teknik pengecoran
460.800
76.800
2.400
95. PK Teknik Las
481.920
80.320
2.510

Keterangan:

1) Biaya operasi nonpersonalia meliputi: biaya alat tulis sekolah (ATS), biaya
bahan dan alat habis pakai (BAHP), biaya pemeliharaan dan perbaikan
ringan, biaya daya dan jasa, biaya transportasi/perjalanan dinas, biaya
konsumsi, biaya asuransi, biaya pembinaan siswa/ekstra kurikuler, biaya
uji kompetensi, biaya praktek kerja industri, dan biaya pelaporan.
2) Biaya alat tulis sekolah adalah biaya untuk pengadaan alat tulis sekolah
yang dibutuhkan untuk pengelolaan sekolah dan proses belajar.
3) Biaya alat dan bahan habis pakai adalah biaya untuk pengadaan alat-alat
dan bahan-bahan praktikum IPA, alat-alat dan bahan-bahan praktikum
IPS, alat-alat dan bahan-bahan praktikum bahasa, alat-alat dan bahan-
bahan praktikum komputer, alat-alat dan bahan-bahan praktikum
ketrampilan, alat-alat dan bahan-bahan olah raga, alat-alat dan bahan-
bahan
kebersihan,
alat-alat
dan
bahan-bahan
kesehatan
dan
keselamatan, tinta stempel, toner/tinta printer, dll yang habis dipakai dalam
waktu satu tahun atau kurang.
4) Biaya pemeliharaan dan perbaikan ringan adalah biaya untuk memelihara
dan memperbaiki sarana dan prasarana sekolah/madrasah untuk
mempertahankan kualitas sarana dan prasarana sekolah/madrasah agar
layak digunakan sebagai tempat belajar dan mengajar.
5) Biaya daya dan jasa merupakan biaya untuk membayar langganan daya
dan jasa yang yang mendukung kegiatan belajar mengajar di
sekolah/madrasah seperti listrik, telepon, air, dll.
6) Biaya transpor/perjalanan dinas adalah biaya untuk berbagai keperluan
perjalanan dinas pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik baik
dalam di kota maupun ke luar kota.
7) Biaya konsumsi adalah biaya untuk penyediaan konsumsi dalam kegiatan
sekolah/madrasah yang layak disediakan konsumsi seperti rapat-rapat
sekolah/madrasah, perlombaan di sekolah/madrasah, dll.
8) Biaya asuransi adalah biaya membayar premi asuransi untuk keamanan
dan keselamatan sekolah/madrasah, pendidik, tenaga kependidikan, dan
peserta didik seperti asuransi kebakaran, asuransi bencana alam,
asuransi kecelakaan praktek kerja di industri, dll.

9) Biaya
pembinaan
siswa/ekstrakurikuler
adalah
biaya
untuk
menyelenggarakan kegiatan pembinaan siswa melalui kegiatan ekstra
kurikuler seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Unit Kesehatan
Sekolah (UKS), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), olah raga, kesenian,
lomba bidang akademik, perpisahan kelas terakhir, pembinaan kegiatan
keagamaan, dll.
10) Biaya uji kompetensi adalah biaya untuk penyelenggaraan ujian
kompetensi bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang
akan lulus.
11) Biaya
praktek
kerja
industri
(prakerin)
adalah
biaya
untuk
penyelenggaraan praktek industri bagi peserta didik SMK.
12) Biaya pelaporan adalah biaya untuk menyusun dan mengirimkan laporan
sekolah/madrasah kepada pihak yang berwenang.

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

TTD.

BAMBANG SUDIBYO

Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi
Departemen Pendidikan Nasional,

Dr. A. Pangerang Moenta, S.H.,M.H.,DFM
NIP 196108281987031003

SALINAN
LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL

NOMOR 69 TAHUN 2009 TANGGAL 5 OKTOBER 2009

STANDAR BIAYA OPERASI NONPERSONALIA TAHUN 2009
UNTUK SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH (SD/MI), SEKOLAH
MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs), SEKOLAH
MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA), SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK), SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB),
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB), DAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB)

Tabel Indeks Biaya Pendidikan untuk Seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di
Indonesia Tahun 2009 dengan Basis DKI Jakarta

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

I
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
1,006

Kab. Aceh Barat
1,008

Kab. Aceh Besar
0,979

Kab. Aceh Selatan
0,998

Kab. Aceh Singkil
1,024

Kab. Aceh Tengah
1,009

Kab. Aceh Tenggara
1,019

Kab. Aceh Timur
1,020

Kab. Aceh Utara
1,018

Kab. Bireuen
1,023

Kab. Aceh Pidie
0,995

Kab. Simeuleu
1,183

Kota Banda Aceh
0,981

Kota Sabang
1,063

Kota Langsa
1,013

Kota Lhokseumawe
1,017

Kab. Nagan Raya
1,019

Kab. Aceh Jaya
1,011

Kab. Aceh Barat Daya
1,015

Kab. Gayo Lues
1,021

Kab. Aceh Tamiang
1,014

Kab. Bener Meriah
1,020

II
Provinsi Sumatera Utara
0,956

Kab. Asahan
0,936

Kab. Dairi
0,934

Kab. Deli Serdang
0,915

Kab. Tanah Karo
0,944

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kab. Labuhan Batu
0,961

Kab. Langkat
0,922

Kab. Mandailing Natal
0,947

Kab. Nias
1,194

Kab. Simalungun
0,921

Kab. Tapanuli Selatan
0,957

Kab. Tapanuli Tengah
0,942

Kab. Tapanuli Utara
0,945

Kab. Toba Samosir
0,947

Kota Binjai
0,915

Kota Medan
0,940

Kota Pematang Siantar
0,939

Kota Sibolga
0,947

Kota Tanjung Balai
0,946

Kota Tebing Tinggi
0,936

Kota Padang Sidempuan
0,948

Kab. Pakpak Bharat
0,948

Kab. Nias Selatan
1,189

Kab. Humbang Hasundutan
0,935

Kab. Serdang Berdagai
0,927

Kab. Samosir
0,993

III
Provinsi Sumatera Barat
0,927

Kab. Limapuluh Koto
0,922

Kab. Agam
0,930

Kab. Kepulauan Mentawai
1,175

Kab. Padang Pariaman
0,903

Kab. Pasaman
0,935

Kab. Pesisir Selatan
0,940

Kab. Sawahlunto Sijunjung
0,937

Kab. Solok
0,913

Kab. Tanah Datar
0,912

Kota Bukit Tinggi
0,930

Kota Padang Panjang
0,918
Kota Padang
0,893

Kota Payakumbuh
0,913

Kota Sawahlunto
0,915

Kota Solok
0,917

Kota Pariaman
0,906

Kab. Pasaman Barat
0,937

Kab. Dharmasraya
0,929

Kab. Solok Selatan
0,911

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

IV
Provinsi Riau
1,044

Kab. Bengkalis
1,091

Kab. Indragiri Hilir
1,075

Kab. Indragiri Hulu
1,069

Kab. Kampar
1,040

Kab. Kuantan Singingi
1,051

Kab. Pelalawan
1,050

Kab. Rokan Hilir
1,065

Kab. Rokan Hulu
1,048

Kab. Siak
1,071

Kota Dumai
1,086

Kota Pekanbaru
1,031

V
Provinsi Kepulauan Riau
1,094

Kab. Bintan
1,095

Kab. Natuna
1,169

Kab. Karimun
1,096

Kota Batam
1,074

Kota Tanjung Pinang
1,061

Kab. Lingga
1,103

VI
Provinsi Jambi
0,965

Kab. Batanghari
0,980

Kab. Bungo
0,972

Kab. Kerinci
0,976

Kab. Merangin
0,981

Kab. Muaro Jambi
0,963

Kab. Sarolangun
1,002

Kab. Tanjung Jabung Barat
0,968

Kab. Tanjung Jabung Timur
0,971

Kab. Tebo
0,988

Kota Jambi
0,941

VII
Provinsi Sumatera Selatan
0,949

Kab. Lahat
0,971

Kab. Musi Banyuasin
0,978

Kab. Musi Rawas
0,972

Kab. Muara Enim
0,956

Kab. Ogan Komering Ilir
0,936

Kab. Ogan Komering Ulu
0,934

Kota Palembang
0,950

Kota Pagar Alam
0,990

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kota Lubuk Linggau
0,965

Kota Prabumulih
0,968
Kab. Banyuasin
0,973

Kab. Ogan Ilir
0,949

Kab. OKU Timur
0,952

Kab. OKU Selatan
0,936

VIII
Provinsi Bangka Belitung
1,048

Kab. Bangka
1,053

Kab. Belitung
1,061
Kota Pangkal Pinang
1,035
Kab. Bangka Selatan
1,058

Kab. Bangka Tengah
1,061

Kab. Bangka Barat
1,051

Kab. Belitung Timur
1,084

IX
Provinsi Bengkulu
0,953

Kab. Bengkulu Selatan
0,958

Kab. Bengkulu Utara
0,947

Kab. Rejang Lebong
0,943

Kota Bengkulu
0,929

Kab. Kaur
0,956

Kab. Seluma
0,950

Kab. Mukomuko
0,948

Kab. Lebong
0,946

Kab. Kepahiang
0,954

X
Provinsi Lampung
0,920

Kab. Lampung Barat
0,955

Kab. Lampung Selatan
0,949

Kab. Lampung Tengah
0,951

Kab. Lampung Utara
0,947

Kab. Lampung Timur
0,952

Kab. Tanggamus
0,956

Kab. Tulang Bawang
0,950

Kab. Way Kanan
0,946

Kota Bandar Lampung
0,930

Kota Metro
0,952

XI
Provinsi DKI Jakarta
1,000

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

XII
Provinsi Jawa Barat
0,936

Kab. Bandung
0,905

Kab. Bekasi
0,923

Kab. Bogor
0,917

Kab. Ciamis
0,929

Kab. Cianjur
0,910

Kab. Cirebon
0,902

Kab. Garut
0,908

Kab. Indramayu
0,930

Kab. Karawang
0,907

Kab. Kuningan
0,908

Kab. Majalengka
0,910

Kab. Purwakarta
0,907

Kab. Subang
0,909

Kab. Sukabumi
0,914

Kab. Sumedang
0,912

Kab. Tasikmalaya
0,907

Kota Bandung
0,913

Kota Bekasi
0,921

Kota Bogor
0,924

Kota Cirebon
0,911

Kota Depok
0,904

Kota Sukabumi
0,922

Kota Cimahi
0,921

Kota Tasikmalaya
0,917

Kota Banjar
0,926

XIII
Provinsi Banten
0,929

Kab. Lebak
0,954

Kab. Pandeglang
0,934

Kab. Serang
0,929

Kab. Tangerang
0,930

Kota Cilegon
0,913

Kota Tangerang
0,929

XIV
Provinsi Jawa Tengah
0,886

Kab. Banjarnegara
0,913

Kab. Banyumas
0,911

Kab. Batang
0,921

Kab. Blora
0,923

Kab. Boyolali
0,914

Kab. Brebes
0,920

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kab. Cilacap
0,911

Kab. Demak
0,906

Kab. Grobogan
0,940

Kab. Jepara
0,909

Kab. Karanganyar
0,913

Kab. Kebumen
0,903

Kab. Kendal
0,917

Kab. Klaten
0,912

Kab. Kudus
0,925

Kab. Magelang
0,910

Kab. Pati
0,903

Kab. Pekalongan
0,926

Kab. Pemalang
0,926

Kab. Purbalingga
0,916

Kab. Purworejo
0,901

Kab. Rembang
0,915

Kab. Semarang
0,911

Kab. Sragen
0,911

Kab. Sukoharjo
0,914

Kab. Tegal
0,918

Kab. Temanggung
0,906

Kab. Wonogiri
0,923

Kab. Wonosobo
0,910

Kota Magelang
0,916

Kota Pekalongan
0,926

Kota Salatiga
0,923

Kota Semarang
0,905

Kota Surakarta
0,914

Kota Tegal
0,930

XV
Provinsi DI Yogyakarta
0,897
Kab. Bantul
0,922

Kab. Gunung Kidul
0,959

Kab. Kulon Progo
0,918

Kab. Sleman
0,925
Kota Yogyakarta
0,915

XVI
Provinsi Jawa Timur
0,905

Kab. Bangkalan
0,956

Kab. Banyuwangi
0,903

Kab. Blitar
0,919

Kab. Bojonegoro
0,903

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kab. Bondowoso
0,915

Kab. Gresik
0,928

Kab. Jember
0,913

Kab. Jombang
0,902

Kab. Kediri
0,911

Kab. Lamongan
0,902

Kab. Lumajang
0,913
Kab. Madiun
0,914

Kab. Magetan
0,939

Kab. Malang
0,919

Kab. Mojokerto
0,915

Kab. Nganjuk
0,915
Kab. Ngawi
0,918

Kab. Pacitan
0,929

Kab. Pamekasan
0,978

Kab. Pasuruan
0,922

Kab. Ponorogo
0,909

Kab. Probolinggo
0,912

Kab. Sampang
0,985

Kab. Sidoarjo
0,927

Kab. Situbondo
0,912

Kab. Sumenep
1,007

Kab. Trenggalek
0,924

Kab. Tuban
0,928

Kab. Tulungagung
0,914

Kota Blitar
0,914
Kota Kediri
0,916

Kota Madiun
0,915

Kota Malang
0,913

Kota Mojokerto
0,905

Kota Pasuruan
0,907

Kota Probollinggo
0,901

Kota Surabaya
0,906

Kota Batu
0,917

XVII
Provinsi Kalimantan Barat
1,062

Kab. Bengkayang
1,062

Kab. Landak
1,041

Kab. Kapuas Hulu
1,177

Kab. Ketapang
1,044

Kab. Pontianak
1,018

Kab. Sambas
1,067

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kab. Sanggau
1,064

Kab. Sintang
1,097

Kota Pontianak
1,033

Kota Singkawang
1,050

Kab. Sekadau
1,067

Kab. Melawi
1,097

XVIII
Provinsi Kalimantan Tengah
1,088

Kab. Barito Selatan
1,108

Kab. Barito Utara
1,100

Kab. Kapuas
1,083

Kab. Kotawaringin Barat
1,098

Kab. Kotawaringin Timur
1,092

Kota Palangkaraya
1,015

Kab. Barito Timur
1,115

Kab. Murung Raya
1,093

Kab. Pulang Pisau
1,063

Kab. Gunung Mas
1,094

Kab. Lamandau
1,118

Kab. Sukamara
1,111

Kab. Katingan
1,104

Kab. Seruyan
1,110

XIX
Provinsi Kalimantan Selatan
1,018

Kab. Banjar
0,981

Kab. Barito Kuala
1,023

Kab. Hulu Sungai Selatan
1,019

Kab. Hulu Sungai Tengah
1,031

Kab. Hulu Sungai Utara
1,038

Kab. Kota Baru
1,055

Kab. Tabalong
1,052

Kab. Tanah Laut
0,994

Kab. Tapin
1,007

Kota Banjar Baru
0,981

Kota Banjarmasin
0,976

Kab. Balangan
1,028

Kab. Tanah Bumbu
1,052

XX
Provinsi Kalimantan Timur
1,061

Kab. Berau
1,101

Kab. Bulungan
1,126

Kab. Kutai
1,057

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kab. Kutai Barat
1,093

Kab. Kutai Timur
1,083

Kab. Malinau
1,173

Kab. Nunukan
1,156

Kab. Pasir
1,063

Kota Balikpapan
1,031

Kota Bontang
1,090

Kota Samarinda
1,017

Kota Tarakan
1,108

Kab. Penajam Paser Utara
1,055

XXI
Provinsi Sulawesi Utara
1,096

Kab. Bolaang Mongondow
1,007

Kab. Minahasa
1,007

Kab. Sangihe
1,369

Kota Bitung
0,991

Kota Manado
0,987

Kab. Kepulauan Talaud
1,415

Kab. Minahasa Selatan
1,019

Kota Tomohon
1,002

Kab. Minahasa Utara
1,002

XXII
Provinsi Gorontalo
1,042

Kab. Boalemo
1,040

Kab. Gorontalo
1,016

Kota Gorontalo
1,017

Kab. Pohuwato
1,049

Kab. Bone Bolango
1,011

XXIII
Provinsi Sulawesi Tengah
1,009

Kab. Banggai
1,011

Kab. Banggai Kepulauan
1,118

Kab. Buol
1,019

Kab. Toli-Toli
1,018

Kab. Donggala
0,980

Kab. Morowali
1,023

Kab. Poso
0,989

Kota Palu
0,944

Kab. Parigi Moutong
0,976

Kab. Tojo Una Una
0,988

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan
XXIV
Provinsi Sulawesi Selatan
0,965

Kab. Bantaeng
0,974

Kab. Barru
0,961

Kab. Bone
0,973

Kab. Bulukumba
0,955

Kab. Enrekang
0,978

Kab. G o w a
0,946

Kab. Jeneponto
0,945

Kab. Luwu
0,990

Kab. Luwu Utara
0,987

Kab. M a r o s
0,969

Kab. Pangkajene Kepulauan
0,989

Kab. Pinrang
0,957

Kab. Selayar
1,047

Kab. Sidenreng Rappang
0,946

Kab. Sinjai
0,959

Kab. Soppeng
0,952

Kab. Takalar
0,989

Kab. Tana Toraja
0,963

Kab. Wajo
0,953

Kota Pare-pare
0,949

Kota Makassar
0,936

Kota Palopo
0,956

Kab. Luwu Timur
1,003

XXV
Provinsi Sulawesi Barat
0,996

Kab. Majene
0,997

Kab. Mamuju
1,028

Kab. Polewali Mamasa
1,001

Kab. Mamasa
1,009

Kab. Mamuju Utara
1,046

XXVI
Provinsi Sulawesi Tenggara
1,039

Kab. Buton
1,049
Kab. Konawe
1,020

Kab. Kolaka
1,016
Kab. Muna
1,048

Kota Kendari
0,989
Kota Bau-bau
1,052

Kab. Konawe Selatan
1,049

Kab. Bombana
1,036

Kab. Wakatobi
1,060

Kab. Kolaka Utara
1,008

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

XXVII
Provinsi Bali
0,920

Kab. Badung
0,931

Kab. Bangli
0,913

Kab. Buleleng
0,951
Kab. Gianyar
0,917

Kab. Jembrana
0,944

Kab. Karangasem
0,927

Kab. Klungkung
0,933

Kab. Tabanan
0,926

Kota Denpasar
0,906

XXVIII
Provinsi Nusa Tenggara Barat
0,977

Kab. Bima
0,972

Kab. Dompu
1,003

Kab. Lombok Barat
0,953

Kab. Lombok Tengah
0,980

Kab. Lombok Timur
0,973

Kab. Sumbawa
1,011

Kota Mataram
0,943

Kota Bima
0,988

Kab. Sumbawa Barat
1,018

XXIX
Provinsi Nusa Tenggara Timur
1,086

Kab. Alor
1,098

Kab. Belu
1,083

Kab. Ende
1,079

Kab. Flores Timur
1,096

Kab. Kupang
1,057

Kab. Lembata
1,096

Kab. Manggarai
1,094

Kab. Ngada
1,094

Kab. Sikka
1,091

Kab. Sumba Barat
1,068

Kab. Sumba Timur
1,072

Kab. Timor Tengah Selatan
1,074

Kab. Timor Tengah Utara
1,079

Kota Kupang
1,054

Kab. Rote Ndao
1,062

Kab. Manggarai Barat
1,092

XXX
Provinsi Maluku
1,195

Kab. Maluku Tenggara Barat
1,247

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

Kab. Maluku Tengah
1,161

Kab. Maluku Tenggara
1,251

Kab. Pulau Buru
1,200

Kota Ambon
1,145

Kab. Seram Bagian Barat
1,181

Kab. Seram Bagian Timur
1,179

Kab. Kepulauan Aru
1,230

XXXI
Provinsi Maluku Utara
1,173

Kab. Halmahera Tengah
1,201

Kab. Halmahera Barat
1,148

Kota Ternate
1,133

Kab. Halmahera Timur
1,220

Kota Tidore Kepulauan
1,137

Kab. Kepulauan Sula
1,167

Kab. Halmahera Selatan
1,181

Kab. Halmahera Utara
1,212

XXXII
Provinsi Papua
1,964

Kab. Biak Numfor
1,597

Kab. Jayapura
1,640

Kab. Jayawijaya
2,078

Kab. Merauke
1,749

Kab. Mimika
1,737

Kab. Nabire
1,530

Kab. Paniai
2,947

Kab. Puncak Jaya
3,585

Kab. Yapen Waropen
1,513

Kota Jayapura
1,483

Kab. Sarmi
1,710

Kab. Keerom
1,711

Kab. Yahukimo
2,526

Kab. Pegunungan Bintang
2,300

Kab. Tolikara
2,299

Kab. Boven Digoel
1,811

Kab. Mappi
1,782

Kab. Asmat
1,812

Kab. Waropen
1,587
Kab. Supiori
1,600

No.
Daerah
Indeks Biaya
Pendidikan

XXXIII
Provinsi Irian Jaya Barat
1,430

Kab. Sorong
1,452

Kab. Manokwari
1,462

Kab. Fak Fak
1,506

Kota Sorong
1,237

Kab. Sorong Selatan
1,520

Kab. Raja Ampat
1,590

Kab. Teluk Bintuni
1,532

Kab. Teluk Wondama
1,488

Kab. Kaimana
1,480

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

TTD.

BAMBANG SUDIBYO

Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi
Departemen Pendidikan Nasional,

Dr. A. Pangerang Moenta, S.H.,M.H.,DFM
NIP 196108281987031003