Langsung ke konten

MAHKAMAH SYAR'IYAH DAN MAHKAMAH SYAR'IYAH PROVINSI

KEPPRES No. 11 Tahun 2003 berlaku

Ditetapkan: 2003-01-01

Pasal 1

(1) Pengadilan Agama yang telah ada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

diubah menjadi Mahkamah Syar'iyah.

(2) Mahkamah Syar'iyah sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah Mahkamah

Syar'iyah Banda Aceh, Mahkamah Syar'iyah Sabang, Mahkamah Syar'iyah

Sigli, Mahkamah Syar'iyah Meureudu, Mahkamah Syar'iyah Bireun,

Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe, Mahkamah Syar'iyah Takengon,

Mahkamah Syar'iyah Lhoksukon, Mahkamah Syar'iyah Idi, Mahkamah

Syar'iyah Langsa, Mahkamah Syar'iyah Kuala Simpang, Mahkamah

Syar'iyah Blang Kejeren, Mahkamah Syar'iyah Kutacane, Meulaboh,

Mahkamah Syar'iyah Sinabang, Mahkamah Syar'iyah Calang, Mahkamah

Syar'iyah Singkil, Mahkamah Syar'iyah Tapak Tuan, Mahkamah Syar'iyah

Jantho.

(3) Pengadilan Tinggi Agama Banda Aceh diubah menjadi Mahkamah Syar'iyah

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, selanjutnya dalam Keputusan Presiden

ini disebut Mahkamah Syar'iyah Provinsi.

Pasal 2

(1) Daerah hukum Mahkamah Syar'iyah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1

ayat (2) adalah daerah hukum eks Pengadilan Agama yang bersangkutan.

(2) Daerah Hukum Mahkamah Syar'iyah Provinsi sebagaimana dimaksud dalam

### Pasal 1 ayat (3) adalah daerah hukum eks Pengadilan Tinggi Agama Banda

Aceh.

Pasal 3

(1) Kekuasaan dan kewenangan Mahkamah Syar'iyah dan Mahkamah Syar'iyah

Provinsi adalah kekuasaan dan kewenangan Pengadilan Agama dan

Pengadilan Tinggi Agama, ditambah dengan kekuasaan dan kewenangan

Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama, ditambah dengan

kekuasaan dan kewenangan lain yang berkaitan dengan kehidupan

masyarakat dalam ibadah dan syiar Islam yang ditetapkan dalam Qanun.

(2) Kekuasaan …

---

PRESIDEN

(2) Kekuasaan dan kewenangan lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan kompetensi dan

ketersediaan sumberdaya manusia dalam kerangka sistem peradilan nasional.

Pasal 4

(1) Kepaniteraan, kesekretariatan, juru sita, dan pegawai masing-masing

Pengadilan Agama menjadi kepaniteraan, kesekretariatan, juru sita, dan

pegawai masing-masing Mahkamah Syar'iyah.

(2) Kepaniteraan, kesekretariatan, dan pegawai Pengadilan Tinggi Agama

Banda Aceh menjadi kepaniteraan, kesekretariatan, dan pegawai Mahkamah

Syar'iyah Provinsi.

Pasal 5

Sarana dan prasarana masing-masing Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi

Agama Banda Aceh menjadi sarana dan prasarana masing-masing Mahkamah

Syar'Iyah dan Mahkamah Syar'iah Provinsi.

Pasal 6

Pembiayaan yang diperlukan bagi Mahkamah Syar'iyah dan Mahkamah

Syar'iyah Provinsi dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja

Negara cq. Departemen Agama.

Pasal 7

Pada saat berlakunya Keputusan Presiden ini dan sambil menunggu

pengangkatan Hakim Makamah Syar'iyah dan Mahkamah Syar'iyah Provinsi

sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2001, maka :

  • Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim masing-masing Pengadilan Agama menjadi

Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim masing-masing Mahkamah Syar'iyah.

  • Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Pengadilan Tinggi Agama Banda Aceh

menjadi Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Mahkamah Syar'iyah Provinsi.

### Pasal 8 …

---

PRESIDEN

Pasal 8

Pada saat berlakunya Keputusan Presiden ini pembiayaan yang diperuntukkan

bagi masing-masing Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama Banda

Aceh Tahun Anggaran 2003 menjadi pembiayaan yang diperuntukkan bagi

masing-masing Mahkamah Syar'iyah dan Mahkamah Syar'iyah Provinsi Tahun

Anggaran 2003.

Pasal 9

(1) Semua perkara yang ditangani oleh masing-masing Pengadilan Agama pada

saat Keputusan Presiden ini ditetapkan tetapi belum diputus, penaganannya

diteruskan oleh masing-masing Mahkamah Syar'iyah.

(2) Semua perkara yang ditangani oleh Pengadilan Tinggi Agama Banda Aceh

pada saat Keputusan Presiden ini ditetapkan tetapi belum diputus,

penanganannya diteruskan oleh Mahkamah Syar'iyah Provinsi.

Pasal 10

Semua peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Peradilan Agama tetap

berlaku bagi Mahkamah Syar'iyah dan Mahkamah Syar'iyah Provinsi sampai

dengan ditetapkannya peraturan perundang-undangan yang baru

Pasal 11

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 3 Maret 2003

INDONESIA,

ttd