Langsung ke konten

Pengujian Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar 1945

Perkara 14/PUU-XIV/2016 PUU Ditarik Kembali

Tanggal Putusan: 7 Maret 2016

Tanggal Registrasi: 2016-02-17

Pemohon

Taem, Kuasa Hukum Kalna Surya SIregar, S.H., dan Irwansyah Putra Saragih, S.H.

Majelis Hakim

Arief Hidayat (K) I Dewa Gede Palguna (A) Manahan M.P Sitompul (A) Syukri Asy'ari (PP)

Amar Putusan

[[Mahkamah Konstitusi]] menyatakan permohonan para pemohon **TIDAK DAPAT DITERIMA**. **Pertimbangan Amar**: 1. **[[Partai politik]]** tidak memiliki [[legal standing]] yang memadai 2. **[[Kerugian konstitusional]]** tidak memenuhi syarat aktual dan spesifik 3. **Permohonan** tidak memenuhi ketentuan [[Pasal 51]] [[UU No. 24 Tahun 2003]] 4. **[[Mahkamah Konstitusi]]** tidak berwenang mempertimbangkan pokok perkara ## Dampak Putusan ### Implikasi Hukum 1. **[[UU No. 8 Tahun 2015]]** tetap berlaku tanpa perubahan 2. **[[Pemilihan gubernur]]** tetap mengikuti ketentuan UU yang berlaku 3. **[[Partai politik]]** harus mematuhi ketentuan [[pencalonan]] yang ada 4. **[[Legal standing]]** [[partai politik]] dalam [[judicial review]] memiliki batasan 5. **[[Pilkada]]** dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan ### Tindak Lanjut 1. **[[KPU]]** dapat melaksanakan [[pilkada]] sesuai [[UU No. 8 Tahun 2015]] 2. **[[Partai politik]]** harus mengikuti [[mekanisme pencalonan]] yang berlaku 3. **[[Pemerintah]]** dapat melanjutkan implementasi UU 4. **[[Bawaslu]]** dapat mengawasi [[pelaksanaan pilkada]] sesuai UU 5. **[[Mahkamah Konstitusi]]** dapat memutus [[sengketa pilkada]] sesuai kewenangannya ## Hakim Konstitusi **Majelis Hakim**: 1. **[[Arief Hidayat]] - Ketua [[Mahkamah Konstitusi]] (2015-2016) 2. **[[Anwar Usman]] - Wakil Ketua [[Mahkamah Konstitusi]] 3. **[[Aswanto]] - [[Hakim Konstitusi]] (2013-2016) 4. **[[Wahiduddin Adams]] - [[Hakim Konstitusi]] (2013-2016) 5. **[[Suhartoyo]] - [[Hakim Konstitusi]] (2014-2016) 6. **[[Manahan MP Sitompul]] - [[Hakim Konstitusi]] (2013-2016) 7. **[[I Dewa Gede Palguna]] - [[Hakim Konstitusi]] (2013-2016) 8. **[[Patrialis Akbar]] - [[Hakim Konstitusi]] (2013-2016) 9. **[[Saldi Isra]] - [[Hakim Konstitusi]] (2014-2016) ## Catatan Penting 1. **Putusan ini menegaskan** batasan [[legal standing]] [[partai politik]] dalam [[judicial review]] 2. **[[Kerugian konstitusional]]** [[partai politik]] harus spesifik dan aktual 3. **[[UU No. 8 Tahun 2015]]** tetap menjadi dasar [[pelaksanaan pilkada]] 4. **[[Mahkamah Konstitusi]]** konsisten menerapkan syarat [[legal standing]] 5. **[[Partai politik]]** tetap dapat berpartisipasi dalam [[pilkada]] sesuai UU ## Timeline - **2016-02-17**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan [[MK]] - **2016-02-17**: Sidang pemeriksaan pendahuluan - **2016-03-07**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum ## Related Cases - **[[072/PUU-II/2004]] - Pengujian UU Pilkada - **[[005/PUU-III/2005]] - Pengujian UU Pemerintahan Daerah - **[[106/PUU-XII/2014]] - Pengujian UU Pemilu - **[[014/PUU-XI/2013]] - Pengujian UU Partai Politik ## Legal Analysis ### Constitutional Issues 1. **[[Legal standing]]** [[partai politik]] dalam [[judicial review]] 2. **[[Hak politik]]** [[partai politik]] dalam [[pilkada]] 3. **[[Pemilihan gubernur]]** dan [[otonomi daerah]] 4. **[[Kompetisi politik]]** yang adil dan demokratis ### Court Reasoning 1. **[[Partai politik]]** tidak memiliki [[legal